Gandeng Pemkab Kukar, Kemnaker Genjot SDM Bidang Pertanian

Angga Laraspati - detikNews
Minggu, 11 Apr 2021 18:45 WIB
Kemnaker
Foto: Kemnaker
Jakarta -

Dirjen Binalattas Kemnaker Budi Hartawan menandatangani Nota kesepakatan dengan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah. Nota kesepakatan ini dilakukan untuk meningkatkan kompetensi SDM bidang pertanian di Kabupaten Kukar.

Penandatanganan tersebut dilakukan di kantor Bupati Kukar di Tenggarong, Kukar, Kalimantan Timur, hari ini. Menurut Budi Hartawan, nota kesepakatan ini dimaksudkan sebagai landasan kerja sama bagi para pihak dalam rangka sinergi pelatihan untuk peningkatan kompetensi kerja bagi pemuda, masyarakat desa, pencari kerja, dan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kukar.

"Tujuan nota kesepakatan ini untuk meningkatkan kompetensi, daya saing dan produktivitas SDM melalui penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi," ujar Budi Hartawan dalam keterangan tertulis, Minggu (11/4/2021).

Budi Hartawan meyakini setelah dilatih di BLK, para lulusan dapat dengan mudah untuk ditempatkan baik sebagai pekerja di industri atau sebagai wirausaha mandiri.

"Selama masa berlakunya nota kesepakatan ini yaitu lima tahun, target jumlah orang yang dilatih dan disertifikasi sebanyak 400 orang atau sebanyak 25 paket," ujarnya.

Budi berharap ke depan, dengan adanya BLK di Kukar mampu meningkatkan keterampilan dan kompetensi SDM di Kukar, sekaligus men-support seluruh kebutuhan SDM yang diperlukan Ibu Kota Negara (IKN) baru.

"Setelah MoU ini mudah-mudahan bisa ditindaklanjuti bersama, dengan serah terima lahan," tuturnya.

Kepala BLK Samarinda Andri Susila menambahkan apabila rencana pendirian BLK Kukar ini dapat terlaksana dengan baik, maka dapat dipastikan kapasitas pelatihan kejuruan pertanian yang ada di BLK Samarinda nantinya akan meningkat.

"Minimal dalam satu tahun sebanyak 32 Paket (512 orang) dengan asumsi pelatihan dilaksanakan di dua ruang kelas dan praktek yang berbeda dan 1 paket berdurasi 160 jam pelatihan," ujar Budi Hartawan.

Sementara itu, Bupati Kukar Edi Damansyah menyatakan kesiapan Pemkab Kukar dalam peningkatan kompetensi SDM. Sebagai bentuk keseriusan, pihaknya akan menghibahkan lahan seluas kurang lebih 25 hektare yang berlokasi di Desa Jonggon, Kecamatan Loa Kulu, kepada Kemnaker.

"Lahan itu nantinya akan digunakan sebagai lokasi pembangunan gedung Workshop Kejuruan Pertanian UPTP BLK Samarinda," katanya.

Edi Damansyah menambahkan latar belakang berdirinya BLK di Kukar, sebagai persiapan menciptakan SDM spesifik khususnya bidang pertanian mengingat sektor pertanian merupakan sektor andalan kabupaten Kukar.

"Kukar punya lahan, punya dukungan peralatan dan permodalan. Hanya tinggal SDM yg masih kurang. Harapannya nanti dengan adanya BLK di Kukar, SDM bisa disiapkan dengan baik," imbuh Edi.

Dalam kesempatan tersebut, sebelum audiensi ke Bupati Kukar, Budi Hartawan didampingi Direktur Standarisasi Kompetensi (Stankom) Kemnaker, Muchtar Aziz; Plt. Direktur Lembaga Pelatihan (Lemlat) Hery Budoyo; dan Kepala BLK Samarinda Andri Susila, melakukan survei atau meninjau lahan yang nantinya bakal dijadikan Workshop Kejuruan Pertanian UPTP BLK Samarinda.

(fhs/ega)