Menhub Sidak Penumpang di Atas Kereta Senin Pagi
Senin, 06 Mar 2006 06:53 WIB
Jakarta - Menteri Perhubungan Hatta Radjasa melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk penertiban penumpang di atas kereta api dan ketertiban stasiun kumuh, Senin pagi (6/3/2006). Sidak ini menyusul terjadi insiden kereta api dalam 2 hari terakhir.Sidak KRL JR 103 dengan 4 gerbong ini diikuti rombongan antara lain, Dirjen Perkeretaapian Soemino, Irjen Perhubungan Budi Mulyawan dan Direksi PT KAI (Persero). Kereta sidak ini dikemudikan oleh masinis M Asri. Rombongan Hatta berangkat dari Stasiun Tanah Abang pukul 06.10 WIB, kereta api pertama kali berhenti di Stasiun Palmerah. Hatta hanya memastikan terpasangnya spanduk larangan berbunyi "Dilarang naik di atas kereta api. Berbahaya!" Demikian ketika sampai di Stasiun Kebayoran Lama, Hatta kembali memastikan spanduk peringatan tersebut telah dipasang. Dia hanya melongok melalui jendela kereta api, tanpa turun dari kereta sidak.Calon penumpang pun terlihat ramai di pinggiran rel stasiun ketika kereta sidak ini tiba. Mereka terlihat keheranan karena kereta 4 gerbong ini hanya berhenti selama kurang lebih 5 menit, dengan berpenumpang khusus. Kereta sidak akan berhenti di Stasiun Serpong pukul 07.09 WIB. Namun, belum dapat dipastikan, apakah sangsi yang akan diterima ketika Hatta menemukan penumpang di atas kereta api dalam perjalanan sidaknya. Untuk perjalanan awal, rombongan sidak hanya memastikan terpasangnya spanduk larangan.
(wiq/)











































