Permohonan Merek PD Atas Nama Pribadi SBY Segera Masuk Tahap Pemeriksaan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 10 Apr 2021 17:35 WIB
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), merespons terpilihnya Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat lewat agenda yang diklaim sebagai kongres luar biasa (KLB). SBY menuding Moeldoko telah melakukan kudeta bersama orang dalam partai. Hal itu disampaikan di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/3/2021).
SBY (Foto: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha)
Jakarta -

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendaftarkan Partai Demokrat (PD) ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM (Dirjen KI Kemenkumham) atas nama pribadi. Permohonan itu sudah masuk tahap publikasi.

"Terkait dengan permohonan atas nama pak SBY saat ini dalam tahap publikasi dari tanggal 25 Maret sampai 25 Mei 2021," kata Humas DJKI Kemenkumham Irma Mariana saat dimintai konfirmasi, Sabtu (10/4/2021).

Dia mengatakan, setelah publikasi, proses pendaftaran bakal masuk tahap pemeriksaan. Tahap inilah yang akan menentukan permohonan diterima atau ditolak.

"Setelah publikasi, akan masuk ke tahap substantif atau pemeriksaan. Tahap inilah yang akan menentukan merek ini ditolak atau diterima. Proses pemeriksaan ini sendiri adalah 150 hari," ucapnya.

Sebelumnya, dilihat dari situs Dirjen KI Kemenkumham, Jumat (9/4), permohonan merek Partai Demokrat atas nama SBY didaftarkan pada 18 Maret 2021. Dalam situs tersebut, tertulis nama Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, MA, di kolom PEMILIK.

Alamat SBY di Puri Cikeas juga tertuang di kolom ALAMAT. Nomor permohonan itu adalah IPT2021039318.

Nama merek dalam permohonan SBY adalah PARTAI DEMOKRAT. Status permohonan SBY yakni DALAM PROSES.

Salah satu pihak kubu Moeldoko, Hencky Luntungan, heran terhadap langkah SBY. Menurut Hencky, Partai Demokrat sebelumnya sudah didaftarkan atas nama partai.

"Soalnya tahun 2007 sudah didaftarkan kekayaan intelektual atas nama partai, sekarang dia mau ubah lagi atas nama diri sendiri," ujar Hencky.

Pihak Partai Demokrat sudah dimintai keterangan terkait permohonan SBY ke Kemenkumham itu. Namun belum ada yang buka suara.

(haf/idh)