Kapolres Bandara Bantah Maruli Bunuh Diri Karena Stres

Kapolres Bandara Bantah Maruli Bunuh Diri Karena Stres

- detikNews
Minggu, 05 Mar 2006 21:35 WIB
Jakarta - Meninggalnya seorang pejabat imigrasi Bandara Soekarno Hatta, Maruli Panjaitan akibat bunuh diri karena stres pascapemeriksaan dibantah oleh Kapolres Bandara Soekarno Hatta AKBP Guntur Setyanto. Penyidik sudah menerapkan prosedur yang sesuai aturan undang-undang dan etika."Saya tidak mau menanggapi opini yang beredar di masyarakat. Kami menyidik berdasarkan hukum dan prosfesional," jelas Kapolres Bandara Soekarno Hatta AKBP Guntur Setyanto ketika dihubungi detikcom di Jakarta, Minggu (5/4/2006).Dia juga membantah Maruli Panjaitan yang tewas bunuh diri adalah seorang pejabat imigrasi. "Bukan pejabat tapi petugas pemeriksa di jalur masuk keberangkatan di bandara," tegas Guntur.Selama proses penyidikan tidak ada tanda-tanda bahwa Maruli mengalami stres. Tim penyidik pun sangat behati-hati dalam melakukan pemeriksaan. Bahkan waktu pemeriksaan pun telah diundur selama satu minggu sejak terbongkarnya sindikat penyelundupan 32 TKW Guntur menduga, tindakan bunuh diri dilakukan karena ada sesuatu yang disembunyikan. Namun, dia mengelak menjelaskan hal apa yang disembunyikan oleh Maruli. "Tindakan (bunuh diri) ini di luar tanggung jawab penyidik," tandasnya.Ikhwal pemeriksaan Maruli bermula pada 18 Februari silam, saat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan pemberangkatan 32 TKW tanpa dokumen yang sah. Para TKW ini rencananya akan diterbangkan ke Abu Dhabi, Bahrain dan Amman.Mereka ditangkap sebelum memasuki pesawat Qatar Airlines QR-627 tujuan Doha, Qatar. Polisi mensinyalir ada keterlibatan oknum petugas Imigrasi dalam kasus ini. (wiq/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads