Pejabat Imigrasi Cengkareng Bunuh Diri, Menkum Kirim Bunga

Pejabat Imigrasi Cengkareng Bunuh Diri, Menkum Kirim Bunga

- detikNews
Minggu, 05 Mar 2006 17:18 WIB
Jakarta - Seorang pejabat Imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, tewas bunuh diri. Para pejabat Ditjen Imigrasi pun melayat. Menkum dan HAM juga mengirimkan bunga tanda duka.Pejabat yang nekat bunuh diri itu bernama Maruli Panjaitan. Dia ditemukan tewas di lantai dua rumahnya di Perumahan Taman Poris Indah Blok IV/C, Kelurahan Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang, pada Sabtu 4 Maret pukul 07.00 WIB. Pada Minggu (5/3/2006), para pelayat berdatangan ke rumah duka, termasuk para pejabat Ditjen Imigrasi.Maruli meninggalkan istri bernama Kasiatun (43) dan dua anak yaitu Jelly (16) dan Ryan (15). Kasiatun tampak terpukul atas kematian suami tercintanya ini.Keluarga korban menduga Maruli tewas karena stres setelah menjalani pemeriksaan empat penyidik Polres Bandara Soekarno-Hatta sehari sebelumnya. Dia diperiksa sebagai saksi dalam kasus pemberangkatan 32 tenaga kerja Indonesia (TKI) ke Timur Tengah yang diduga ilegal. Ikhwal pemeriksaan Maruli bermula pada 18 Februari silam, saat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan pemberangkatan 32 TKW tanpa dokumen yang sah. Para TKW ini rencananya akan diterbangkan ke Abu Dhabi, Bahrain dan Amman.Mereka ditangkap sebelum memasuki pesawat Qatar Airlines QR-627 tujuan Doha, Qatar. Polisi mensinyalir ada keterlibatan oknum petugas Imigrasi dalam kasus ini. Para calon TKI ini berasal dari Indramayu, Karawang, Sukabumi, Ciamis, dan Tangerang. Mereka sebelumnya sudah membayar jutaan rupiah kepada calo.Nah, dalam kasus inilah Maruli diperiksa. Setelah dua kali pemeriksaan, rupanya dia merasa tertekan dan memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Polisi sudah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini. (nrl/)


Berita Terkait