Hindari Bentrokan, Petinggi TNI dan Polri Maluku Rapat Tertutup

Hindari Bentrokan, Petinggi TNI dan Polri Maluku Rapat Tertutup

- detikNews
Minggu, 05 Mar 2006 16:07 WIB
Ambon - Hubungan anggota TNI dan Polri di Ambon memanas dua hari ini. Untuk mengantisipasi munculnya bentrokan, petinggi TNI dan Polri melakukan rapat tertutup di ruang rapat Kapolda Maluku , Jl Rijali Ambon, Minggu (5/3/2006) pukul 12.30 Wita.Hadir pada rapat itu Pangdam XVI Pattimura Mayjen Syarifuddin Summa, Kapolda Maluku Brigjen Adityawarman, Danlantamal Ambon Laksamana Pertama Bambang Supeno, Danlanud Pattimura Marsekal Eko Supriyanto, Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease AKBP Leonidas Braksan. Selain para petinggi lokal ini, rapat ini juga dihadiri petinggi TNI dan Polri di Jakarta seperti Kapus Provost Dir Propam Mabes Polri Brigjen Pol Latif dan Pus Pom Mabes TNI. Rapat ini berlangsung selama tiga jam lebih.Usai pertemuan, Pangdam XVI Pattimura Mayjen Syarifudin Summa membenarkan bahwa persoalan yang dibicarakan seputar berbagai kasus yang melibatkan oknum TNI dan Polri di Ambon akhir-akhir ini. "Kami memang membahas persoalan ini," kata Pangdam kepada wartawan yang mencegatnya.Ketegangan ini bermula akibat aksi penikaman yang diduga dilakukan oleh TNI kavaleri terhadap seorang polisi Ditsamapta Polda Maluku Bripda Arnold Waku hingga tewas. Penikaman ini terjadi pada Sabtu (4/2/2006) pukul 03.00 Wita.Kemudian pada pukul 20.00 Wita, salah satu anggota polisi terkena pukul di Jl Pantai Losari, tepatnya di pom bensin yang diduga dilakukan oleh oknum TNI kavaleri. Polisi yang belum diketahui namanya itu dilarikan ke RS Bhayangkari Polda Tantui. (nrl/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait