Korban Tewas KRL Tanpa Identitas Akan Langsung Dimakamkan
Minggu, 05 Mar 2006 15:08 WIB
Jakarta -
Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menegaskan akan langsung menguburkan jenazah korban putusnya kabel KRL Jakarta-Bogor yang identitasnya tidak lengkap. Hal ini akan dilakukan setelah dilaporkan terlebih dahulu kepada pihak kepolisian.Hal ini terkait dengan kematian salah seorang korban yang bernama Aldi Setiadi. Aldi yang meninggal pada Sabtu (4/3) kemarin sore hingga kini belum diketahui asal usulnya. "Karena Aldi tidak diketahui identitas keluarganya, maka pihak RSCM akan menguburkannya di TPU untuk jenazah yang tidak diketahui identitasnya," kata Kepala Bagian Pemasaran RSCM Nurhayati saat ditemui wartawan di RSCM, Minggu (5/3/2006).Nurhayati menjelaskan sebelum menguburkan jenazah, pihaknya akan melapor ke pihak kepolisian terlebih dahulu. Hal ini guna menelusuri keberadaan keluarga korban. "Jika tidak diketemukan, Aldi akan dikubur di kuburan massal. Kemungkinan di Pondok Rangon, Tanah Kusir, atau TPU Kampung Kandang di Pasar Minggu," ujar Nurhayati. Saat ditanya kapan korban akan dikuburkan, Nurhayati menjelaskan pihaknya akan segera menguburkan korban. "Ya, secepatnya," tandasnya.Seperti diketahui, saat ini korban putusnya kabel KRL Jakarta-Bogor sudah mencapai 4 orang. Mereka itu adalah M Heri Sucipto (26) yang meninggal seketika di tempat kejadian, Dedi Junaedi, Aldi Setiadi (23), dan M Rahmat (32) warga Bojong Gede.Sementara 3 korban luka-luka saat ini masih berada di RSCM, yakni Firman (25) warga Lenteng Agung, Agus Saputro (27), dan Munandar (25). Firman didiagnosa mengalami patah kaki kanan dan cedera kepala dan Agus mengalami cedera kepala berat.
(ary/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































