Hadapi COVID-19, Jurnalis Parlemen Diharapkan Hadirkan Optimisme

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Sabtu, 10 Apr 2021 11:04 WIB
MPR
Foto: MPR
Jakarta -

Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antarlembaga Setjen MPR Budi Muliawan menyebut wartawan parlemen adalah mitra strategis yang memberi warna pada parlemen. Ia berharap para jurnalis memberikan optimisme kepada masyarakat untuk bisa menghadapi dan bangkit dari pandemi COVID-19.

"Kami menyebutnya sebagai jendela MPR, karena melalui media masyarakat bisa mengerti dan paham apa yang dikerjakan oleh MPR, DPR, maupun DPD," ujar Wawan sapaan akrab, dalam keterangannya, Sabtu (10/4/2021).

Dia menuturkan pada tahun ini, lembaga di parlemen tetap menyelenggarakan agenda tahunan kenegaraan seperti Sidang Tahunan MPR. Wawan berharap dengan memberitakan agenda kenegaraan di lingkungan parlemen, media dan jurnalis bisa menyampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia dan dunia internasional bahwa jajaran parlemen tetap optimis bisa melawan dan bangkit dari situasi pandemi COVID-19.

"Itulah harapan kepada peran media dan jurnalis," tutur alumni Fakultas Hukum Universitas Brawijaya ini saat menutup secara resmi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-51 yang berlangsung di Ruang GBHN, Kompleks Parlemen, Jakarta (8/4).

Wawan juga berharap media dan jurnalis ikut meneguhkan lembaga MPR sebagai Rumah Kebangsaan Pengawal Ideologi Pancasila dan Kedaulatan Rakyat. Dengan kemampuan menulis dan menarasikan, para jurnalis bisa mendorong masyarakat untuk mengimplementasikan Pancasila. Misalnya, soal toleransi atau penghormatan pada agama di bulan Ramadhan.

"MPR bersama media bisa menyampaikan hal-hal dengan narasi positif yang menyejukan dan membuat kita optimis," ucapnya.

Diketahui, UKW Angkatan Ke-51 diikuti 28 peserta muda dari berbagai media. Setelah dilakukan UKW selama dua hari, 27 peserta dinyatakan kompeten. Satu orang dinyatakan gugur karena terlambat hadir pada hari kedua sehingga tidak diperkenankan melanjutkan UKW.

Perwakilan Dewan Pers Hendry Ch Bangun menyebutkan peserta yang lulus UKW akan terdaftar di Dewan Pers. "Jadi Anda masuk dalam pantauan kami. Dengan lulus UKW, kita sudah mengetahui identitas wartawan secara transparan. Ini akan memudahkan jika ada pengaduan soal pelanggaran kode etik, atau lainnya. Kita terus memantau," katanya.

Simak Video "KuTips: Vaksinasi Covid-19 di Bulan Puasa, Ini yang Harus Disiapkan!":

[Gambas:Video 20detik]



(mul/mpr)