Ikan Mati & Mabok di Sungai Musi
Sabtu, 04 Mar 2006 23:16 WIB
Palembang - Setelah menyebabkan warga di tepian sungai Musi di Palembang mengalami sesak nafas dan pedih mata akibat menyebarnya amoniak pada Jumat malam (3/3/2006), kini ratusan ikan mati dan mengapung di tepian sungai Musi. "Banyak iwak (ikan) mati. Biasolah (biasalah), kalau ada pembuangan amoniak pasti banyak iwak mati," kata Jhoni, warga Sei-Lais kepada detikcom, Sabtu (4/3/2006). Ikan-ikan mati itu tentu saja tidak dapat dikonsumsi masyarakat. "Tapi, iwak-iwak yang mabok kami embeki (ambil)," kata Jhoni. Ikan yang mabok itu sebelum dikonsumsi, terlebih dahulu direndam warga ke dalam air yang berisi garam. Menurut mereka, air garam itu dapat menetralkan kandungan amoniak yang membuat ikan-ikan mabok atau mati. Percaya atau tidak, iwak-iwak itu memang kembali segar setelah direndam di dalam air garam. Seperti diberitakan sebelumnya, warga di tepian sungai Musi semalam merasakan bau amoniak yang sangat. Akibatnya mata mereka mengalami pedih dan sesak nafas. Warga yang mengalami itu antara lain bermukim di Patrajaya, 13 Ulu, 14 Ulu, 16 Ulu, 1 Ilir, 3 Ilir dan Sei-Lais.
(atq/)











































