Ambon Mencekam, TNI dan Polisi Bersitegang

Ambon Mencekam, TNI dan Polisi Bersitegang

- detikNews
Sabtu, 04 Mar 2006 21:09 WIB
Ambon - Kota Ambon, Maluku mencekam. Ratusan aparat kepolisian dan TNI Kavaleri kembali bersitegang. Meski belum ada peristiwa penembakan atau pemukulan, ratusan aparat kepolisian dan TNI saling bergerembol untuk saling menyerang.Gerombolan TNI berlokasi di bekas markas 733 Nasariku, Jl Slamet Riyadi. Sedangkan kepolisian dari Propam, Brimob, dan kesatuan lainnya bergerombol dan berjaga-jaga di persimpangan empat di Jl Slamet Riyadi dan Jl Ay Pati, Ambon, Sabtu (4/3/2006).Sebagian aparat kepolisian bersenjata lengkap dan sebagian besar berpakaian preman. Sedangkan TNI dengan pakaian seragam juga memakai senjata lengkap. Gerombolan polisi dan TNI ini hanya terpisah 40 meter.Seluruh kendaraan bermotor roda empat dan roda dua dari Jl Slamet Riyadi menuju kavaleri dihalau dan dilakukan pemeriksaan oleh polisi. Begitu juga di jalan utama kota Ambon hingga saat ini pihak kepolisian berjaga-jaga. Di dua persimpangan depan Polsekta Ambon, pihak Propam Brimob dengan 6 unit mobil dan 2 truk dan 3 kendaraan lainnya berjaga-jaga di Jl Slamet Riyadi.Sedangkan TNI bersiap-siaga di depan pintu gerbang markasnya, juga di Jl Slamet Riyadi. Masyarakat berbondong-bondong menyaksikan ketegangan. Namun ratusan masyarakat yang melihat kejadian diusir oleh aparat kepolisian. Anggota kepolisian yang terus bertambah meminta warga untuk masuk ke dalam rumah. Sebelumnya, masayarakat menjadi korban ketika kendaraan mobil dan motor mereka dilempari batu dan botol oleh TNI. Sebelumnya Pangdam Mayjen Syarifudin Suma dan Kapolda Brigjen Aditya Warman serta Kapolres Pulau Ambon dan pulau-pulau Lease AKBP Leonidas Braksan sempat bertemu di depan markas kavaleri.Menurut Syarifudin, tim gabungan dari mabes TNI dan Mabes Polri akan diturunkan untuk menginvestigasi kasus ini. Sementara Kapolres sendiri belum mau berkomentar.Ketegangan ini bermula akibat aksi penikaman yang diduga dilakukan oleh TNI kavaleri terhadap seorang polisi Ditsamapta Polda Maluku Bripda Arnold Waku hingga tewas. Penikaman ini terjadi pada Sabtu (4/2/2006) pukul 03.00 WITA.Kemudian pada pukul 20.00 WITA, salah satu anggota polisi terkena pukul di Jl Pantai Losari, tepatnya di pom bensin yang diduga dilakukan oleh oknum TNI kavaleri. Polisi yang belum diketahui namanya itu dilarikan ke RS Bhayangkari Polda Tantui. Saat ini ketegangan juga terjadi di desa Batu Merah. Tersiar kabar bahwa satu warga tertembak (atq/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads