Update Korban Bencana Alam NTT-NTB: 165 Meninggal, 45 Hilang

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 08 Apr 2021 22:11 WIB
Petugas menggunakan excavator untuk mencari korban banjir bandang di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Selasa (6/4/2021).  Banjir bandang yang menerjang Adonara pada Minggu (4/4) kemarin telah menyebabkan puluhan orang meninggal dunia dan ratusan warga lainnya terpaksa mengungsi. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.
Evakuasi korban bencana alam di NTT (Foto: ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)
Jakarta -

Kepala BNPB Doni Monardo memberikan update terkait penanganan bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTT). Doni menyebut hingga saat ini korban meninggal ada 165 dan 45 hilang.

Doni membeberkan data korban yang ditemukan meninggal hingga hari ini. Di Pulau Adonara ada 71 orang yang telah ditemukan meninggal dan 5 masih hilang.

"Berikutnya Kabupaten Lembata 43 orang (meninggal), 25 hilang," kata Doni dalam konferensi di akun YouTube BNPB, Kamis (8/4/2021).

Untuk Alor, sebanyak 27 meninggal dan 14 hilang. Kemudian Malaka 6 meninggal dan Kabupaten Kupang 3 meninggal serta 1 orang masih hilang.

"Sedangkan Kota Kupang 6 meninggal, Kabupaten Sika 1 meninggal, Kabupaten Saburaijua 2 meninggal, Kabupaten Rote Ndao 2 meninggal, Kabupaten Ngada dan Ende masing-masing 1 orang meninggal," ucapnya.

Sementara itu, untuk korban bencana alam di NTB, ada 2 yang ditemukan meninggal. Jadi total ada 210 korban yang terdampak bencana alam tersebut.

"Sehingga secara keseluruhan untuk NTT korban meninggal sebanyak 163 orang dan 45 hilang. Sedangkan NTB 2. Jadi total seluruhnya mencapai 210 orang, NTT 208, NTB 2. Namun untuk yang meninggal di NTT saja 163," pungkasnya.

(fas/mae)