Satu Korban Tertimpa Kabel KRL Diizinkan Pulang
Sabtu, 04 Mar 2006 12:16 WIB
Jakarta - Satu korban luka akibat putusnya kabel aliran listrik KRL di dekat Stasiun Gondangdia sudah diperkenankan pulang dari RSCM. Korban tersebut atas nama Bahri (34) warga Kebagusan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. "Dia boleh pulang karena lukanya tidak parah. Dan sekarang Bahri sedang menunggu temannya yang menjemput," kata petugas ruang UGD RSCM Kristina ketika ditemui wartawan di Jakarta, Sabtu (4/3/2006)Namun nasib berbeda dialami oleh Dedi Junaidi (22) warga Lenteng Agung Jakarta Selatan. Dedi harus menjalani operasi di bagian kepala dan saluran pernafasannya. "Soalnya Dedi menderita luka parah di kepala dan bagian pernafasan," tambah Kristina.Menurut Kristina sebagian besar korban mengalami gangguan saluran pernafasan. Ini disebabkan, para korban tersebut harus melompat dari atap kereta ketika kereta sedang jalan. Seperti diketahui sekitar pukul 09.00 WIB penumpang yang berada di atap kereta rel listrik (KRL) 531 jurusan Bogor- Jakarta Kota tertimpa kabel aliran listrik yang putus di dekat Stasiun Gondangdia. Akibat peristiwa ini delapan orang luka-luka dan satu orang tewas seketika di lokasi kejadian.Korban tewas atas nama Eri Sucipta (26) warga Bojong Gede, Bogor. Jenazah Eri kini terbujur kaku di ruang mayat RSCM. Tampak darah kering keluar dari hidung dan kepala Eri yang mengenakan jaket hitam, kemeja biru dan celana panjang hitam itu. Sampai saat ini pun belum ada pihak kelurga Eri yang mendatangi RSCM.
(ahm/)











































