Korban Banjir NTT Dapat Dana Hunian Sementara Rp 500 Ribu Per Keluarga

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 08 Apr 2021 17:10 WIB
Kepala BNPB Doni Monardo
Kepala BNPB Doni Monardo (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Korban bencana banjir bandang dan longsor di NTT akan mendapatkan dana hunian sementara (huntara). Kepala BNPB Doni Monardo menyebut dana tersebut akan digunakan untuk menyewa tempat tinggal bagi para warga terdampak bencana di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Pemberian dana bantuan ini sebagai bentuk upaya mengurangi penularan COVID-19 di lokasi pengungsian," kata Doni, dalam keterangannya, Kamis (8/4/2021).

Doni, yang juga Ketua Satgas Penanganan COVID-19, menjelaskan skema pemberian dana huntara agar dapat tersalurkan dengan tepat sasaran. Pertama, pemerintah daerah setempat memberikan data pengungsi, yang terdiri dari nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan alamat harus akurat.

Kedua, dari data yang sudah diberikan, pemerintah daerah memberikan usulan nama atas dasar tingkat kerusakan rumah, mulai dari kategori rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat.

Setelah itu, BNPB akan menyalurkan dana huntara sebesar Rp 500 ribu per keluarga per bulan. Doni meminta agar daftar nama penerima bantuan dana huntara ini dipastikan akurat sehingga pemberian dana bantuan tersebut bisa tepat sasaran.

"Daftar harus dipastikan benar-benar akurat, nama, alamat, NIK yang diberikan ke BNPB. Dari situ BNPB akan memberikan bantuan sebesar Rp 500 ribu per keluarga," kata Doni.

(yld/dhn)