Ketua DPD Dorong Pemerintah Gerak Cepat Kucurkan Bantuan Bencana NTT

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Kamis, 08 Apr 2021 13:52 WIB
Ketua DPD RI berbincang dengan Senator asal NTT, Abraham Liyanto di Kupang pekan lalu.
Foto: Dok. DPD RI
Jakarta -

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta pemerintah gerak cepat mengucurkan bantuan untuk korban bencana banjir di sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ada dua fokus yang disorotinya, pertama adalah perbaikan infrastruktur dan kedua yakni ketahanan pangan pasca-bencana.

"Saya kira pemerintah perlu bergerak cepat memberikan edukasi untuk menangani korban bencana serta berkonsentrasi menangani infrastruktur yang rusak dan ketahanan pangan pascabencana," ujar LaNyalla dalam keterangannya, Kamis (8/4/2021).

Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu menilai salah satu hal mendesak adalah hunian bagi para korban bencana. Pemerintah provinsi diharapkannya segera berkoordinasi untuk menyiapkan data korban bersama semua unsur, sehingga penanganan bencana akan cepat dan efisien.

"Bantuan dana untuk biaya sewa hunian dalam rangka pengendalian penyebaran COVID-19, sebaiknya diarahkan oleh pemerintah setempat, agar tidak simpang siur pada pelaksanaan teknisnya," tutur LaNyalla.

Lebih lanjut, dia mengapresiasi elemen-elemen masyarakat dan relawan yang telah turun memberikan bantuan secara massif.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyatakan pihaknya bakal memberikan dana Rp 500 ribu untuk tiap keluarga korban bencana banjir dan longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dana tersebut, kata Doni, diberikan untuk menyewa rumah keluarga terdekat sebagai hunian sementara. Pemberian dana bantuan ini juga sebagai upaya mengurangi risiko penyebaran COVID-19 di lokasi pengungsian.

Sebagaimana diketahui, saat ini Indonesia masih menghadapi masalah kebencanaan. Kali ini bencana menerjang Provinsi NTT yang luput dari kesiapsiagaan. Padahal, BMKG telah memperingatkan adanya La Nina yang berdampak pada cuaca

Simak Video: Banjir Bandang Meluluhlantakkan Pulau Adonara NTT

[Gambas:Video 20detik]



(akd/ega)