Camat Emosional FUI Sumut Dibawa Bubarkan Kuda Kepang: Di Luar Etika!

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Kamis, 08 Apr 2021 11:17 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Ilustrasi adu pukul (dok. detikcom)

Ketua FUI Sumut Indra Suheri membantah pihaknya membubarkan karena alasan syirik. Dia mengatakan pembubaran dilakukan atas permintaan dari kepala lingkungan di lokasi pertunjukan kuda kepang itu dilakukan karena tidak memiliki izin.

"Lokasi kejadian itu di jalan ring road. Kebetulan kepling-nya kenal baik dengan orang FUI, jadi datanglah ke situ, karena kepling-nya tidak setuju. Karena tidak ada surat-surat yang boleh mempraktikkan jaran kepang di situ. Maka datanglah orang FUI ke situ sama kepling," kata Indra saat dihubungi.

"Karena nggak ada surat izin, apalagi ke kepolisian, diminta membubarkan diri secara persuasif," imbuhnya.

Polisi pun menyelidiki kasus itu. Polisi mengatakan dua kubu yang adu pukul saling membuat laporan. Sudah ada 15 orang saksi yang diperiksa terkait kasus ini.

"Masih penyelidikan. Dua pihak saling lapor, dari dua pihak ini semuanya mungkin sudah ada 15 orang yang diperiksa," jelas Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal, AKP Budiman Simanjuntak.

Simak juga 'Dok.: FUI Bersumpah Putihkan TPS dari Sabang Sampai Merauke':

[Gambas:Video 20detik]



Halaman

(idh/idh)