Round-Up

Adu Pukul Tak Terelakkan Kala FUI Sumut Bubarkan Kuda Kepang

Ahmad Arfah Fansuri - detikNews
Kamis, 08 Apr 2021 07:54 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Ilustrasi pengeroyokan (dok. detikcom)
Medan -

Pertunjukan kuda kepang di Medan, Sumatera Utara (Sumut), diwarnai keributan. Peristiwa bermula saat anggota Forum Umat Islam (FUI) membubarkan pertunjukan tersebut.

Adu pukul tak terelakkan. Keributan ini terekam kamera warga hingga videonya viral di media sosial (medsos).

Dalam video terlihat sejumlah warga terlibat keributan dengan anggota FUI. Terlihat salah seorang anggota FUI sempat meludahi warga yang beradu argumen dengannya.

Adu pukul antara anggota FUI dan sejumlah warga baru akhirnya berhenti setelah warga lainnya mencoba melerai. Narasi yang beredar, FUI membubarkan jaran kepang karena dianggap perbuatan syirik.

Ketua FUI Sumut Indra Suheri membantah pihaknya membubarkan pertunjukan karena alasan syirik. Dia mengatakan pembubaran dilakukan atas permintaan dari kepala lingkungan (kepling) di lokasi pertunjukan kuda kepang itu dilakukan karena tak berizin.

"Lokasi kejadian itu di jalan ring road. Kebetulan kepling-nya kenal baik dengan orang FUI, jadi datanglah ke situ, karena kepling-nya tidak setuju. Karena tidak ada surat-surat yang boleh mempraktikkan jaran kepang di situ. Maka datanglah orang FUI ke situ sama kepling," kata Indra saat dihubungi, Rabu (7/4/2021).

Kericuhan itu terjadi pada Jumat (2/4). Indra mengklaim pihaknya membubarkan pertunjukan jaran kepang itu secara persuasif.

Dia mengatakan warga dan pemain kuda kepang tidak setuju dibubarkan sehingga terjadi keributan. Dia mengatakan ada anggotanya yang dipukul warga saat peristiwa itu.

"Laskar FUI berceloteh dia, warga tidak terima, laskar kita dipukul. Kemudian buat laporanlah kita ke polsek, sekarang sudah diproses itu," jelasnya.

Polisi turun tangan mengusut keributan tersebut. Apa langkah yang sudah dilakukan? Simak di halaman selanjutnya.

Tonton juga Video: Adu Pukul Pendukung Warnai Pemilihan Ketum HMI di Surabaya

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2