Mensos Risma: Ende dan Malaka NTT Masih Banjir Tinggi

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 08 Apr 2021 00:08 WIB
Mensos Risma
Mensos Risma (Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah memakan korban hingga ratusan jiwa. Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini (Risma) mengungkapkan kondisi terkini wilayah terdampak banjir bandang setelah berkunjung ke NTB dan NTT dalam dua hari terakhir.

"Jadi kemarin saya baru pulang dari Bima. Kemudian saya ke Adonara, ke Pulau Adonara dan kemudian ke Pulau Lembata, yang saya lihat lokasi tiga itu. Lembata dan Adonara parah," ujar Risma kepada wartawan di Gedung Kementerian Sosial (Kemensos), Rabu (7/4/2021).

"Kemudian saya juga mendapat laporan ada dari Alor, Kabupaten Alor, itu juga ada di Pulau Pandar. Itu juga kondisinya berat. Kemudian saya juga dapat laporan dari Bupati Sumba Timur yang komunikasinya belum bisa terlalu baik. Kemudian dari Ende dan Malaka yang saat ini juga banjir tinggi," sambungnya.

Selain itu, Risma menyebut jalan utama di sana banyak yang terhalang oleh pohon tumbang. Alhasil, suplai bantuan sulit diberikan karena transportasi pengangkut barang tidak bisa lewat.

"Selama ini pohon-pohon itu menutup jalan akses utama, seperti itu kira-kira," ucap Risma.

Sementara itu, di Bima, NTB, Risma mengatakan situasi sudah relatif aman. Pasalnya, warga di sana sudah mulai membersihkan rumah masing-masing.

"Kemarin kalau di Bima relatif clear. Mereka sudah surut, sudah bersih-bersih rumah. Memang ada rusak kemarin mereka ada di tepi sungai," kata Risma.

Selanjutnya
Halaman
1 2