Tak Sesuai Bentuk Awal, Bangunan Ilegal di Kesawan Medan Dibongkar

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 07 Apr 2021 21:49 WIB
Pemkot Medan kembali menindak bangunan ilegal di Kesawan yang bentuknya telah berubah dari bentuk awal (dok Istimewa)
Pemkot Medan kembali menindak bangunan ilegal di Kesawan yang bentuknya telah berubah dari bentuk awal. (dok Istimewa)
Medan -

Arahan Wali Kota Medan Bobby Nasution agar bangunan di kawasan Kesawan diubah ke bentuk bangunan asal masih tidak diindahkan. Bobby pun kembali menghancurkan sejumlah bagian bangunan yang dianggap tidak sesuai dengan aslinya.

Bobby ingin menata kawasan heritage di Kesawan. Tim terpadu Satpol PP kembali menghancurkan sejumlah bagian dari bangunan tidak berizin di Jalan Ahmad Yani VII, tepatnya di depan Gedung Warrenhuis.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang Kota Medan, Benny Iskandar, mengatakan bangunan itu tidak mendapatkan surat izin mendirikan bangunan (SIMB) karena tidak sesuai dengan bentuk aslinya.

Pemkot Medan kembali menindak bangunan ilegal di Kesawan yang bentuknya telah berubah dari bentuk awal (dok Istimewa)

"Memang tak ada izinnya itu maka kita bongkar sesuai aturan yang berlaku. Kita sudah koordinasi dengan Satpol PP untuk eksekusi," kata Benny dalam keterangan tertulis, Rabu (7/4/2021).

Benny menuturkan bahwa pihaknya sudah bermusyawarah dengan pemilik bangunan dan memberi tempo hingga Senin (6/4/2021) kemarin. Jika tidak diindahkan akan dibongkar. Dan rekomendasi izin tak akan keluar jika pemilik bangunan tak mampu mengembalikan bangunan ke bentuk awalnya.

Padahal, kata Benny, pemilik bangunan sudah diberi contoh berupa foto bangunan sebelumnya yang diberikan oleh Dinas Kebudayaan.

"Pak Wali Kota ingin bangunan di kawasan Kesawan sesuai dengan aslinya. Kalau ada pemilik bangunan yang ingin membangun harus sesuai bentuk aslinya. Begitu juga untuk renovasi dan sebagainya. Dan foto lama bangunan itu sudah diberikan oleh Dinas Kebudayaan sebagai rekomendasi sebelum dibangun menjadi seperti sekarang," sebut Benny.

"Pak wali dengan tegas ingin kembalikan kawasan cagar budaya Kesawan dan sekitarnya," pungkas Benny.

Pemkot Medan kembali menindak bangunan ilegal di Kesawan yang bentuknya telah berubah dari bentuk awal (dok Istimewa)

Sementara itu, Bobby Nasution menegaskan bahwa seluruh bangunan di kawasan heritage harus mengikuti regulasi terkait perlindungan cagar budaya.

"Terkhusus daerah Kesawan jangan merubah bentuk. Ikuti regulasi. Tempat ini harus kita lestarikan," tegasnya.

Sebelumnya, Bobby mulai beraksi untuk membuat kawasan Kesawan, Medan, menjadi tempat wisata. Langkah awalnya adalah merobohkan bangunan ilegal di kawasan itu.

Penertiban bangunan ilegal dilakukan oleh petugas Satpol PP menggunakan alat berat dari Dinas PU Kota Medan pada Kamis (4/3). Bangunan yang dirobohkan itu berada di kawasan Kesawan, Jalan Jenderal Ahmad Yani VII, Kecamatan Medan Barat.

Bobby, yang memimpin penertiban itu, mengatakan bangunan yang ditertibkan adalah bangunan tanpa izin. Dia mengatakan bangunan di kawasan tersebut tak boleh diubah bentuknya.

"Ini kan kawasan yang tidak boleh diubah bentuk bangunannya, terus di luarnya juga kan diubah semua, di kanan-kirinya itu nggak ada yang seperti ini bentuknya. Tidak perbolehkan dan izinnya nggak ada, IMB-nya nggak ada," kata Bobby Nasution di lokasi penertiban.

Bobby menyebutkan pihaknya sudah memperingatkan pemilik gedung. Namun pihak pemilik masih mengerjakan pembangunan gedung tersebut.

"Sudah kita peringati, sudah kita surati, tapi saya lihat kemarin, satu hari yang lalu masih kerja. Saya ingatkan, kalau kerja sekali lagi, saya hancurkan," ujar Bobby.

(jbr/jbr)