Komisi II Minta Pengambilalihan Aset Negara Tak Hanya terhadap TMII

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 07 Apr 2021 16:42 WIB
Junimart Girsang
Foto: Junimart Girsang (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Komisi II DPR RI mengapresiasi Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) yang mengambil alih Taman Mini Indonesia Indah atau TMII menjadi aset negara dari Yayasan Harapan Kita. Komisi II meminta pengambilalihan aset ke negara tak hanya berhenti di TMII.

"Saya sudah dengar TMII dan sekitarnya diambil alih oleh Setneg, kita apresiasi kepada Setneg sehingga kita bisa menarik aset yang tadinya milik orang yang berkuasa ke negara. Apalagi ada Masjid At-tin, ada juga tempat lain, yang kira-kira 80 hektare luasnya," kata Wakil Ketua Komisi II, Junimart Girsang kepada wartawan, Rabu (7/4/2021).

"Kita berharap juga ada aset-aset lain, yang mungkin masih ada dan saya tahu masih ada aset yang dialihfungsikan ke perseorangan dan saya harap tidak berhenti," lanjutnya.

Junimart mengatakan masih ada aset-aset lain seperti TMII yang dikuasai oleh sejak zaman Orde Baru. Aset itu kemudian dikelola secara pribadi oleh keluarga.

"Itu kan terkaji ada zaman presiden Orde Baru tahun 70-an mereka sudah kuasai, mereka mengelola, dan mereka menempatkan, oleh karena itu Setneg sebagai pemegang aset negara harus mengambil aset yang dikuasai pribadi dengan melawan hak," katanya.

"Kita tahu lah ada di daerah Puncak, di gunung apa itu, nggak paham lah kita. Kita minta supaya itu dikembalikan ke negara ada juga di Kalimantan ada itu," imbuhnya.

Lebih lanjut, Junimart mengatakan seharusnya pihak yang menguasai aset negara itu mengembalikan secara kesadaran pribadi. Sehingga tidak menunggu adanya gugatan.

"Menurut saya secara etika Berpancasila sebaiknya sebelum pemerintah bertindak sesuai kewenangan dan hak pemerintah itu sendiri, pihak yang menguasai aset negara agar dikembalikan jangan sampai ada gugatan," tuturnya.

Tonton video 'Yayasan Harapan Kita Tak Pernah Setor Pendapatan TMII ke Negara!':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Selanjutnya
Halaman
1 2