Bos Sido Muncul: Bangsa yang Paling Senang Membantu Itu Indonesia

Angga Laraspati - detikNews
Rabu, 07 Apr 2021 15:00 WIB
Kepala Badan Pengawas Makanan dan Obat (BPOM) Roy Sparinga bersama Direktur Utama PT Sido Muncul Irwan Hidayat memberikan keterangan pers di Kantor BPOM, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2015). BPOM memastikan tolak angin yang dilebeli warning di California Amerika Serikat aman dikonsumsi. Agung Pambudhy/Detikcom.
Foto: agung pambudhy
Jakarta -

Bencana alam yang terjadi di wilayah NTT dan NTB menarik simpati dari berbagai kalangan masyarakat, salah satunya adalah Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat. Dia mengatakan bencana yang terjadi di 2 wilayah tersebut sangatlah berat pasalnya terjadi di masa pandemi COVID-19.

"Pandemi ini memperburuk gitu, parah. Bencana saat tidak pandemi saja berat, (apalagi bencana di tengah pandemi) itu double bencana. Apalagi mereka baru saja melaksanakan paskah, persis hari itu hari paskah. Masyarakat yang beragama Katolik merayakan itu," ujar Irwan saat ditemui di kantor Sido Muncul, Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Kendati begitu, beruntungnya kata Irwan, masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan senang untuk membantu orang lain yang kesulitan. Hal ini berangkat dari pengalamannya yang melihat partisipasi pengusaha hingga masyarakat dalam membantu korban bencana alam sangatlah luar biasa.

"Karena kalau dilihat, bangsa yang paling senang membantu itu bangsa Indonesia yang toleran. Saya pernah dengar ceramah itu mengatakan Indonesia adalah bangsa yang paling toleran. Gotong royongnya itu luar biasa. Makanya semua agama itu mengajarkan toleransi," ungkap Irwan.

Hal itu juga yang membuatnya tergerak untuk ikut serta membantu korban bencana banjir bandang di NTT. Ia pun akhirnya berdoa dan memohon agar ada akses yang dapat memudahkannya dalam memberikan bantuan ke para korban.

Lebih lanjut, Irwan akhirnya mencoba untuk menghubungi salah satu rekannya yang berada di Benihbaik.com yaitu Don Bosco Selamun dan juga Andy F Noya. Lewat kedua orang tersebut ia berharap dapat memberikan bantuan kepada semua umat yang berada di NTT dari Islam hingga Katolik.

"Akhirnya itu saya disarankan sama Andy F Noya ke Lembaga Lingkungan dan Penanggulangan Bencana Pimpinan Pusat Aisyiyah. Setelah itu saya bingung ini kalau keuskupan kirimnya ke mana, eh malem-malem sepupu saya ini, Santi, ternyata kenal baik sama keuskupan di sana. Jadi dari Santi ini saya mendapatkan informasi bahwa Larantuka dan Atambua yang lebih parah," kata Irwan.

Pada kesempatan tersebut, Irwan menuturkan PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk menyumbangkan dana senilai Rp 650 juta, untuk para korban banjir di Flores, NTT. Bantuan tersebut rencananya akan disalurkan melalui Benihbaik.com, Komunitas Muslim NTT Aisyiyah, Keuskupan Larantuka, dan Keuskupan Atambua.

Adapun untuk Rp 650 juta tersebut diserahkan sebanyak Rp 200 juta melalui Benihbaik.com, Rp 150 juta diserahkan ke Lembaga Lingkungan dan Penanggulangan Bencana Pimpinan Pusat Aisyiyah dan Keuskupan Larantuka serta Keuskupan Atambua yang masing-masing akan menerima bantuan senilai Rp 150 juta.

Melalui bantuan ini, Sido Muncul berharap dapat membantu mengurangi beban masyarakat di sana yang sedang mengalami bencana. Para distributor Sido Muncul yang berada di sana juga ikut menyumbang berupa produk-produk Sido Muncul seperti Tolak Angin, Tolak Linu dan Kuku Bima Energi.

(akd/ega)