Kesal Tim Futsal Kalah di Wawalkot Jambi Cup, 5 Siswa Bacok Suporter

Ferdi Almunanda - detikNews
Selasa, 06 Apr 2021 14:41 WIB
Tersangka pembacokan siswa di Jambi (Foto: Ferdi/detikcom)
Kapolresta Jambi, Kombes Dover Christian saat rilis kasus pembacokan. (Ferdi/detikcom)
Jambi -

Polisi menangkap 5 pelaku pembacokan terhadap pelajar SMA di Jambi. Kelima pelaku yang juga masih berstatus pelajar itu ditangkap di rumah masing-masing setelah menjadi buron selama lebih dari sepekan.

"Kita tangkap mereka ini di rumahnya masing-masing, mereka ini statusnya masih pelajar semua, dan dari 5 pelaku ini 1 diantaranya adalah pelaku utama dalam pembacokan ini,'' kata Kapolresta Jambi Kombes Dover Christian di Mapolresta Jambi Jalan Bhayangkara, Jambi Timur, Kota Jambi, Selasa (6/4/2021).

Dover mengungkapkan, peristiwa pembacokan ini terjadi pada 29 Maret 2021. Pelaku membacok korban lantaran kesal tim futsal yang mereka dukung kalah saat pertandingan Piala Wakil Wali Kota Jambi yang diselenggarakan di Gedung Olahraga Kota Baru Jambi.

"Pelaku ini terpancing, karena kesal akibat tim futsalnya kalah, lalu mereka secara acak menargetkan siapa suporter yang akan dibacoknya yang mendukung tim futsalnya menang itu. Dari situ mereka berlima ini berkumpul, namun otak dari terjadinya kejadian pembacokan ini diinisiatif oleh pelaku berinisial AS yang sudah kita tangkap juga,'' ujar Dover.

Dikatakan Dover, para pelaku melakukan pembacokan di kawasan Telanaipura. Awalnya pelaku membacok pelajar lainnya yang merupakan teman dari korban, Sharul.

Mereka membacok dengan menggunakan parang hingga terkena punggung dari teman Sahrul. Kemudian, korban yang berusaha membantu temannya justru menjadi bulan-bulanan pelaku hingga akhirnya tewas.

"Korban ini sebelumnya membonceng temannya, dan awalnya itu temannya korban ini dulu yang dibacok punggungnya, lalu korban membantu, namun karena kalah jumlah, kemudian korban habis dipukul dan dibacok oleh para pelaku hingga tewas,'' kata Dover.

Sebelum tewas, korban sempat dibawa ke Rs Raden Mattaher Jambi untuk dilakukan perawatan. Dua hari dirawat, akhirnya korban tewas karena mengalami luka yang serius di sekujur tubuhnya, termasuk luka di bagian kepalanya.

5 pelaku yang ditangkap ini adalah AS yang merupakan otak pelaku pembacokan, kemudian MZ, RK, FR, dan MA. Saat ini polisi juga masih melakukan pengejaran terhadap seorang pelaku lainnya berinisial MY yang masih buron.

Akibat perbuatan pelaku, kini mereka harus mendekam di sel tahanan. Kelima pelaku juga diancam pasal berlapis yakni penganiayaan dengan dilakukan perencanaan, kemudian penganiayaan yang berat hingga penganiayaan yang menyebabkan menghilangkan nyawa seseorang dengan ancaman kurungan penjara 15 tahun penjara.

"Kalau pelaku yang kini buron itu akan tetap kita kejar terus sampai kapanpun untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu,'' ujar Dover.

(mae/idh)