ADVERTISEMENT

20 Saksi Diperiksa, Penembak Pria Saat Balap Liar di Medan Masih Misterius

Datuk Haris Molana - detikNews
Selasa, 06 Apr 2021 14:04 WIB
Poster
Ilustrasi Penembakan (Edi Wahyono/detikcom)
Medan -

Kasus tewasnya Muhammad Ridho Gufa (37), yang diduga ditembak orang tidak dikenal saat balap liar di Medan Labuhan, Medan, masih misterius. Polisi masih mendalami keterangan saksi-sakai dan memburu pelaku.

"Masih dalam penyelidikan dari Jatanras (Polda Sumut) sama Polres Belawan," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi dimintai konfirmasi, Selasa (6/4/2021).

Hadi mengatakan pihaknya telah mengirim barang bukti selongsong peluru ke laboratorium untuk uji balistik. Sejauh ini, hasilnya belum diketahui.

"Nanti keterangan resminya dari hasil uji balistik. Belum (ada hasilnya). Kita masih menunggu," ujar Hadi.

Hadi juga menuturkan lokasi penembakan itu merupakan jalan umum. Polisi belum memastikan apakah itu merupakan trek balapan liar.

"Kalau terkait dengan lokasi dijadikan balap liar atau tidaknya, sejauh ini kita tidak melihat itu dijadikan ajang atau trek-trek balap liar ya. Kan jalan umum itu, tidak boleh. Tetapi terkait dengan kasus itu, itu yang sedang didalami oleh penyidik," ujar Hadi.

Sementara Kasat Reskrim Polres Belawan AKP I Kadek Hery Cahyadi juga menuturkan pihaknya masih memburu pelaku. Dia menyebut sejauh ini sudah 20 saksi yang diperiksa.

"Sudah ada 20 saksi yang diperiksa," ujar Kadek terpisah.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Sadis! Pemuda di Cianjur Bacok Ayah Kandungnya hingga Tewas':

[Gambas:Video 20detik]

Sebelumnya, Muhammad Ridho ditembak OTK di bagian kepala hingga tewas di depan SPBU Martubung pada Minggu (28/3/2021), pukul 02.00 WIB. Dari keterangan saksi, terdengar dua kali tembakan saat kejadian. Dia ditembak saat mengikuti balap liar.

"Berdasarkan hasil interogasi para saksi, diketahui bahwa sebelum terjadi penembakan, korban sedang melakukan balapan liar bersama beberapa orang rekan-rekannya," ucap Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Minggu (28/3).

Hadi mengatakan peluru menembus dari belakang hingga ke bagian depan kepala korban.

"Turut diamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha RX King warna hitam list merah cokelat, tanpa pelat depan dan belakang. Satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja 150 warna hitam kombinasi jingga dan dua buah selongsong peluru," jelasnya.

(idh/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT