2 Korban Gerbong KA Ambrol Dioperasi di RS Permata Hijau
Jumat, 03 Mar 2006 14:46 WIB
Jakarta -
Korban luka akibat atap gerbong KA Ekonomi Rangkasbitung-Jakarta Kota ambrol kini menjadi 10 orang. 2 Korban di antaranya harus dioperasi.Kesepuluh korban adalah Ferryanto (38) warga Bogor dirawat di kelas II, Ahmad Junaedi (37) warga Cemplang Jawilan, Kampung Cibatu dirawat di kelas II, Hasbullah (51) dirawat di kelas III, Yanto (39) warga Cisauh dirawat di kelas III, Santi (16) warga Menjangan II dirawat di kelas I.Selanjutnya Nuryadin (23) dirawat di kelas III, Sandra (32) warga Jalan Puter IV dirawat di kelas II, Muhayah (65) warga Kampung Cikabun dirawat di kelas II, Sutini (32) warga Kampung Tanjung dirawat di kelas II, dan Ernawati (23) warga Parung Panjang dirawat di kelas I."Ada dua yang paling intensif dan harus menjalani operasi, yaitu Nuryadin (23) mengalami patah tulang rahang bagian bawah, dan Ernawati (23) patah tulang lengan bagian atas," kata Kepala Unit Gawat Darurat RS Medika Permata Hijau Dr Muslin Budi Utomo.Menurut Muslin, operasi akan dilaksanakan hari ini. "Setelah 2 sampai 3 hari dievaluasi apakah terjadi komplikasi atau pembengkakan dari operasi tersebut, maka harus menunggu keterangan dari dokter ahli. Tetapi kalau tidak ada apa-apa, mereka diperbolehkan pulang," urainya.Mayoritas korban mengalami cidera ringan di kepala. "Mereka akan diobservasi selama 24 jam, jika tidak ada apa-apa, maka diperbolehkan pulang," kata Muslin.Dalam kesempatan itu, Muslin mengatakan ada kemungkinan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa akan menjenguk para korban.
(aan/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































