Kisah Siswi SMA Raihana, Idap Penyakit Jantung-Mendaki Bukit demi Ujian Akhir

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Senin, 05 Apr 2021 16:48 WIB
ilustrasi sakit jantung
Ilustrasi sakit jantung (Foto: dok. Thinkstock)
Makassar -

Seorang siswi SMA Negeri 20 Barombong, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Raihana Nurwahid, harus rela mendaki bukit meski tengah mengidap penyakit jantung. Hal itu harus dilakukan Raihana demi menempuh ujian akhir sekolahnya secara online.

Raihana memang mengenyam pendidikan SMA di Kota Makassar. Namun, karena mengalami sakit jantung, dia harus mengikuti proses ujian sekolah dari rumahnya di Dusun Lumika, Kecamatan Noling, Bupon, Kabupaten Luwu. Rumah Raihana itu memang jauh dari akses internet, sehingga perlu mendaki bukit untuk mendapatkan jaringan internet.

"Dia saat itu tengah mengikuti ujian akhir semester. Karena daerahnya sulit jaringan internet, dia naik ke atas bukit yang jaraknya 2 kilometer dari rumahnya. Padahal sudah kita kasih pengarahan untuk tidak perlu ikut ujian," kata Kepala SMAN 20 Barombong Mirdan Midding saat dimintai konfirmasi wartawan, Senin (5/4/2021).

Raihana sebelumnya tinggal di sekitar wilayah Barombong, Makassar, agar berfokus pada kegiatan sekolahnya. Namun, semenjak memiliki penyakit jantung, dia diharuskan belajar di rumah. Dia dan orang tuanya melakukan pengobatan di berbagai tempat, tapi penyakitnya tak kunjung sembuh.

Pihak sekolah, kata Mirdan, juga memberikan perlakuan khusus kepada Raihana agar bisa beristirahat di rumah sambil dapat belajar daring dari subsidi internet yang diberikan. Raihana telah melakukan belajar daring semenjak setahun yang lalu, setelah operasi jantung terakhir.

"Dia pamit pulang karena kekurangan biaya hidup, akhirnya anak ini pulang ke rumah orang tuanya di Luwu. Jaraknya hampir 400 kilometer dari Makassar. Daerah Noling ini daerah yang ada di gunung, dia (Noling) ada lembah," sebutnya.

Simak juga 'Prokes Diperketat, Sekolah di Polman Gelar Ujian Secara Langsung':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2