Masinis KA Ambrol Cuekin Saran Gerbong Sebaiknya Dilepas
Jumat, 03 Mar 2006 12:19 WIB
Jakarta - Masinis KA Ekonomi 907 sejatinya sudah disarankan agar gerbong terakhir dilepas saja. Tapi saran ini dianggap angin lalu oleh masinis.Begitulah kesaksian Ismanto, salah satu penumpang KA Rangkasbitung-Jakarta Kota, pada detikcom lewat surat elektronik, Jumat (3/3/2006):Saya kebetulan penumpang yang ada di lokomotif di belakang masinis KA yang mendapat musibah tersebut. Saya naik di lok karena gerbong sudah tidak nampung lagi. Jadi saya 2 x bayar, tiket dan Rp 2000 ke masinis (terpaksa).Saat KA mau berangkat dari Parungpanjang, petugas Stasiun Parungpanjang memberitahukan masinis bahwa KA paling belakang tidak kuat, lebih baik dilepas.Namun masinis diam saja (cuek, atau masabodo atau terlalu yakin tidak ada apa-apa - wallahu a'lam). Akhirnya hal ini terjadilah yang mengakibat ratusan penumpang terlunta-lunta.Perlu diketahui, 1 gerbong itu bukan 50-70 penumpang, melainkan ratusan berimpitan. Kalau cuma segitu mah tidak akan ada orang naik gerbong.Semoga ini kejadian yang terakhir. Kita berharap agar jalur ini ditambah per segera. Jangan sampai nunggu korban lebih banyak lagi.
(nrl/)











































