Depkes Jemput Bola Kasus Flu Burung di Daerah
Jumat, 03 Mar 2006 12:08 WIB
Jakarta - Semakin ganasnya flu burung di Indonesia membuat Departemen Kesehatan (Depkes) makin aktif bergerak. Jika sebelumnya lebih banyak menunggu kasus-kasus daerah, kini Depkes jemput bola. Puskesmas di daerah akan dibekali tenaga medis yang sudah dilatih dan Tamiflu.Hal ini mendesak dilakukan mengingat virus mematikan itu penyebarannya kini semakin meluas dengan jumlah korban yang semakin banyak.Saat ini tenaga-tenaga medis daerah sedang dilatih dan disiapkan agar flu burung tidak lagi meluas. "Kita harapkan dapat jemput bola kasus-kasus di daerah," kata Menkes Siti Fadilah Supari usai acara The Second Annual National Cancer Symposium di Hotel Gran Melia, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (3/3/2006).Selain tenaga medis, persediaan obat Tamiflu juga akan terus dipasok. Pertengahan Maret nanti Tamiflu dipastikan sudah ada di Puskesmas daerah."Tes untuk diagnosa flu burung dan Oseltamivir akan disediakan juga di Puskesmas-puskesmas. Khususnya di lima kota yang potensi flu burungnya tinggi seperti DKI, Banten, Lampung, Jateng dan Jatim," kata Menkes.Dalam kasus flu burung, lanjut Menkes, tidak hanya penanganan korban saja yang ditingkatkan tapi pencegahannya. Sosialisasi flu burung di masyarakat saat ini diakuinya sudah sangat bagus. "Gubernur-gubernur sudah pada turun ke bawah untuk menggerakkan masyarakatnya mengatasi unggas yang terinfeksi, seperti Sutiyoso (Gubernur DKI Jakarta) kan kemarin sudah sweeping," kata dia.
(umi/)











































