Polisi Ungkap Progres Kasus Tabrak Motor Koboi Fortuner di Duren Sawit

Afzal Nur Iman - detikNews
Minggu, 04 Apr 2021 10:36 WIB
Muhammad Farid Andika, pengemudi Fortuner koboi adalah CEO dan Founder Restock. Foto diambil dari laman Restock.id
Muhammad Farid Andika, pengemudi Fortuner 'koboi' adalah CEO dan Founder Restock. (Istimewa)
Jakarta -

Muhammad Farid Andika (MFA) resmi menjadi tersangka kasus penodongan pistol saat insiden kecelakaan di Jl Kol Sugiono, Duren Sawit, Jakarta Timur. Terkait kasus kecelakaan MFA, polisi mengungkapkan progresnya.

"Saksinya sudah kita periksa, korbannya kemudian, tersangka pelakunya sudah kita periksa, sekarang ini masih menghadirkan alat-alat bukti yang lain," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Gereja Laurensius, Jl Sutera Utama, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Minggu (4/4/2021).

Kini kasus kecelakaan tersebut masih dalam penyidikan oleh Dirlantas Polda Metro Jaya dan Satlantas Polres Jakarta Timur. Adanya tersangka atau tidak akan diputuskan setelah gelar perkara dilakukan.

"Nanti kalau sudah terkumpul semuanya baru kita gelar perkara dan menentukan apakah ada tersangka atau tidak," lanjutnya.

Akan ada pasal tersendiri yang digunakan untuk kasus kecelakaan koboi Fortuner ini. Yusri menyebut korban kecelakaan tersebut dalam kondisi sehat.

"Karena korbannya juga kan nggak apa-apa tuh tersenggol biasa saja, nanti ada pasal tertentu," ujarnya.

Diketahui senjata yang ditodongkan oleh MFA merupakan replika atau airsoft gun. Untuk kepemilikan airsoft gun, MFA sudah menjadi tersangka dan ditahan oleh polisi.

"Nah untuk kepemilikan airsoft gun ini, senjata api yang replika ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah kita lakukan penahanan terhadap MFA ini ya, sudah kita tahan, kita tersangkakan di UU Darurat No 12 Tahun 1951," ujarnya.

Polisi menyebut MFA juga memiliki kartu keanggotaan Perbakin. Namun kartu keanggotaan tersebut tidak dikeluarkan oleh Perbakin langsung melainkan oleh perusahaan yang berhubungan dengan Perbakin yang saat ini sudah tutup.

"Bukan palsu, pernah ada memang perusahaan yang ada hubungannya dengan Perbakin yang sudah tutup," jelasnya.

Diketahui, Muhammad Farid Andika sebelumnya bikin heboh karena aksi koboi di Jalan Sugiono, Duren Sawit, Jaktim, pada Jumat (2/4) dini hari. Farid Andika saat itu mengemudikan mobil Fortuner bernopol B-1673-SJV melintas di perempatan dengan kondisi sedang lampu merah.

"Kemudian sempat menyenggol sepeda motor yang dikendarai seorang wanita. Yang terjadi setelah itu yang bersangkutan dari dalam mobil marah-marah dan keluarkan senjata api," kata Yusri, Sabtu (3/4).

Simak juga video 'Aksi Pengemudi 'Koboi' di Jaktim: Senggol Motor, Marah Lalu Acungkan Pistol':

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/gbr)