Bunuh 40 Pasien, Perawat Divonis Penjara Ratusan Tahun

Bunuh 40 Pasien, Perawat Divonis Penjara Ratusan Tahun

- detikNews
Jumat, 03 Mar 2006 09:52 WIB
Jakarta - Sungguh keji perbuatan perawat ini. Pria berusia 46 tahun ini membunuh sekitar 40 pasien. Namun dia telah mendapat ganjarannya. Pembunuh berantai itu menerima vonis fantastis. Atas semua kejahatannya, penjahat ini dijatuhi 11 kali hukuman seumur hidup. Ini artinya dia tidak akan bebas hingga ratusan tahun lamanya. Itu juga kalau panjang umur....Pengadilan New Jersey menyatakan Charles Cullen terbukti bersalah atas pembunuhan 22 pasien. Kebanyakan dari mereka dibunuh dengan menggunakan obat-obatan dosis mematikan. Namun menurut pengakuan Cullen, dirinya telah membunuh antara 30 dan 40 pasien selama 18 tahun karir keperawatannya. Selama itu, dia telah bekerja di hampir selusin fasilitas medis di negara bagian New Jersey dan Pennsylvania, AS.Dalam sidang putusan, terdakwa Cullen menolak memberikan statemen apa pun. Pria AS itu hanya mendengarkan putusan hakim dengan wajah dingin. Cullen ditangkap pada Desember 2003 lalu. Demikian seperti diberitakan AFP, Jumat (3/3/2006).Sebagai balasan atas pengakuan bersalah Cullen dan sikapnya yang mau bekerja sama dalam penyelidikan pembunuhan, para jaksa sepakat untuk tidak menuntut hukuman mati bagi Cullen. Dalam waktu dekat, pria biadab itu masih akan divonis oleh pengadilan Pennsylvania atas tujuh kasus pembunuhan lainnya. Jumlah pasti para korban kekejian Cullen tidak akan pernah bisa diketahui. Ini karena kurangnya catatan rumah sakit, bahkan Cullen sendiri mengaku tidak mengingatnya. Namun menurutnya, dia telah membunuh antara 30 dan 40 pasien.Sikap dingin Cullen di pengadilan mengundang kemarahan para keluarga korban. "Kamu sama sekali tidak pantas dipanggil Charles. Kamu anak setan!" seru seorang anggota keluarga korban. Sejak 1975, telah terjadi sekitar 20 kasus dokter, perawat dan personel medis lainnya yang terlibat dalam kematian pasien di AS. Yang paling menggemparkan adalah kasus Donald Harvey, juga perawat pria, yang pada tahun 1987 mengaku membunuh 37 orang di sejumlah rumah sakit di Ohio dan Kentucky selama beberapa dekade. (ita/)


Berita Terkait