MCCC Muhammadiyah Klarifikasi Video 'KTP Non-Islam Tak Bisa Registrasi Vaksin'

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 01 Apr 2021 17:48 WIB
Petugas vaksinator menyuntikan vaksin kepada para pengemudi taksi dan lansia saat dilakukannya pelaksanaan program vaksinasi pengemudi taksi Bluebird dan lansia (orang tua pengemudi) di Pool Bluebird Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (5/3/2021).
Ilustrasi Vaksinasi Corona (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) memberikan penjelasan soal video viral terkait vaksinasi Corona yang melibatkan Muhammadiyah. Di video tersebut, ada seseorang yang menyebut pemilik KTP non-Islam tidak bisa diregistrasi.

Video yang viral tersebut memperlihatkan orang-orang duduk di bawah tenda. Seorang pria berbicara dengan mikrofon dan memberikan pengumuman.

"Yang mendaftar online atau loket.com ya dengan catatan kategori pelayanan publik Muhammadiyah. Kami sudah mendapatkan kabar dari PIC-nya yang berada di belakang bahwa untuk KTP dengan agama non Islam tidak bisa diregistrasi karena arahan dari PIC-nya ya," kata pria tersebut.

Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) kemudian memberikan klarifikasi resmi yang dimuat di situs Muhammadiyah, Kamis (1/4/2021). MCCC menyatakan hal itu tidak tepat.

"Terkait dengan cuplikan video yang berisi pengumuman salah satu personil panitia pelaksana vaksinasi lansia dan pelayan publik yang menyampaikan bahwa calon peserta vaksinasi dengan KTP non Islam tidak bisa diregistrasi, kami dari Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) menyampaikan bahwa hal tersebut tidak tepat," ungkap MCCC.

Berikut ini pernyataan lengkap Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC):

Terkait dengan cuplikan video yang berisi pengumuman salah satu personil panitia pelaksana vaksinasi lansia dan pelayan publik yang menyampaikan bahwa calon peserta vaksinasi dengan KTP non-Islam tidak bisa diregistrasi, Kami dari Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) menyampaikan bahwa hal tersebut tidak tepat

Atas kejadian tersebut, kami dengan ini menyatakan sebagai berikut:

1. Pemerintah sudah melibatkan berbagai kelompok keagamaan dan kelompok masyarakat dalam upaya percepatan vaksinasi COVID-19. Salah satunya inisiatif Kementerian BUMN melibatkan Muhammadiyah dalam mengkoordinir Lansia dan Pelayan Publik Muhammadiyah (guru, tenaga pendidikan, dosen, dll) untuk dilakukan Vaksinasi. MCCC Muhammadiyah mengapresiasi dan berterima kasih atas perhatian pemerintah dalam hal ini.

2. Keinginan masyarakat yang begitu besar untuk segera mendapat vaksin , mengakibatkan warga di luar target sasaran yang dimandatkan kepada MCCC banyak yang ikut mendaftar, sementara kuota peserta terbatas sesuai mandat.

3. MCCC menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan kepada warga yang di luar target sasaran belum bisa dilayani di kegiatan tersebut.

4. Secara umum target sasaran vaksinasi di Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah di seluruh Indonesia mengikuti mandat yang diberikan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan setempat.

5. Bahwa Muhammadiyah konsisten dalam mengemban misi kemanusiaan, khususnya di masa Pandemi Covid-19 ini. .

6. Muhammadiyah akan terus mengerahkan seluruh RS Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Indonesia untuk mensukseskan vaksinasi di Indonesia.

Salam Sehat tetap jaga protokol kesehatan dan mari kita sukseskan Gerakan vaksinasi di Indonesia.

Demikian Pernyataan ini kami sampaikan kepada publik, terima kasih Kementerian BUMN yang sudah bekerja totalitas dengan sekuat tenaga melayani masyarakat.

Penjelasan selanjutnya ada di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2