Perlu Dibentuk Lembaga Pengoptimal Pulau
Jumat, 03 Mar 2006 06:15 WIB
Jakarta - Negara mana yang mau kehilangan pulaunya. Begitu pula Indonesia. Masalah pulau-pulau di Indonesia belakangan mendapat banyak perhatian dari semua pihak. Ini bermula dari lepasnya Sigitan dan Sipadan.Lalu berlanjut dengan pulau-pulau lainnya yang diklaim oleh negara-negara tetangga. Terakhir kasus yang hangat penguasaan Ernest Lowendosky warga negara Inggris di Pulau Bidadari, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.Karena itu mantan Gubernur Lemhanas, Ermaya Suradinata mengatakan perlunya sebuah lembaga pemerintah yang independen untuk memfasilitasi pengoptimalan pulau-pulau kosong atau terluar di Indonesia.Lembaga tersebut diharapkan bisa menjadi fasilitator antara masyarakat yang ada di pulau itu dengan investor yang berniat mengelola pulau tersebut."Yang penting investor juga harus memperhatikan masyarakat yang ada di pulau itu, walaupun cuma sedikit," ujar Ermaya kepada detikcom di Jakarta, Jumat (3/3/2006).Ermaya berharap pemerintah daerah yang memberikan izin pengelolaan maupun hak guna bangunan (HGB) harus jelas mengatur keberpihakannnya pada masyarakat setempat dan kepentingan negara."Yang melakukan penjualan tanah itu masyarakat, tapi legalitasnya kan dari pemerintah, artinya ada surat resmi yang mengatur pengelolaan pulau agar tidak lepas dari NKRI. Karena itu pemerintah ya tetap berperan besar," katanya.
(ddn/)










































