Faktor Pemberat Demokrat Rangkul Kubu Moeldoko

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 01 Apr 2021 14:22 WIB
Herman Khaeron
Herman Khaeron (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Jakarta -

Partai Demokrat (PD) belum terpikirkan untuk merangkul para kader yang membelot usai hasil KLB kubu Moeldoko ditolak pemerintah. PD menilai banyak yang harus dipertimbangkan untuk mengambil keputusan tersebut.

"Kami belum memikirkan ke arah sana, karena kami masih berkonsentrasi menjaga soliditas internal Partai Demokrat bersama dengan pimpinan Mas AHY (Agus Harimurti Yudhoyono), menjaga soliditas pada setiap tingkatan, di DPD ataupun DPC. Jadi belum terpikirkan apakah kami akan merangkul atau tidak," kata Ketua BPPOK Partai Demokrat Herman Khaeron, di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (1/4/2021).

Dia membeberkan aspek-aspek yang perlu dipertimbangkan untuk membuka pintu bagi para kader yang membelot. Menurutnya, apa yang dilakukan para kader pembelot itu telah melakukan makar hingga fitnah-fitnah terhadap Demokrat.

"Dalam pandangan kami banyak sekali aspek yang harus dipertimbangkan, karena selain tentu sudah melakukan tindakan makar terhadap partai ini juga melakukan fitnah-fitnah yang menurut saya ya banyak aspek yang mesti dipertimbangkan," ucapnya.

Herman menjelaskan fokus Demokrat saat ini adalah menjaga soliditas kader partai yang tetap setia dalam terpaan masalah dualisme. Selain itu, PD sedang mempersiapkan kerja politik supaya kehadiran Demokrat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

"Tetapi kami berpikiran tetap mensolidkan kader-kader terbaik, kader-kader yang setia, kader-kader yang tetap berjuang bersama-sama dengan kepemimpinan Mas Agus Harimurti Yudhoyono dan kemudian merumuskan langkah langkah yang terbaik bagi rakyat, itu aja dulu," katanya.

Simak Video: Kata Demokrat soal Potensi Moeldoko Gabung Kubu AHY

[Gambas:Video 20detik]



(fas/gbr)