Tekan COVID-19, Vaksinasi di Sumbawa Barat Sasar Pelaku Pelayaran

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Rabu, 31 Mar 2021 18:10 WIB
Vaksinasi insan pelayaran di Sumbawa Barat
Foto: dok. Polda NTB
Jakarta -

Batalyon Vaksinator COVID-19 bentukan Polda NTB terus melakukan percepatan program vaksinasi nasional dalam mendukung Kampung Sehat 2 Nurut Tatanan Baru. Teranyar, pelayanan vaksinasi tersebut menyasar para pelaku pelayaran di Pelabuhan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Polres Sumbawa Barat menyediakan pelayanan vaksinasi dengan metode drive thru, di mana untuk program vaksinasi tahap dua ini dikhususkan untuk pelayanan lansia," ujar Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono dalam keterangan tertulis, Rabu (31/3/2021).

Dia mengatakan berbagai tindakan terus dilakukan untuk mendukung pemerintah dalam memutus rantai penyebaran pandemi COVID. Hal itu sesuai dengan tujuan Kapolri bersama Panglima TNI yang meluncurkan Program Kampung Tangguh Nusantara.

"Kalau di provinsi atau daerah lain mungkin memakai istilah Kampung Tangguh Nusantara, namun khusus di NTB Pak Kapolda berinovasi dan melakukan improvisasi, dengan meluncurkan Kampung Sehat," jelasnya saat memimpin langsung Batalyon Vaksinator bersama Wakil Bupati Sumbawa Barat.

Perwira Menengah (Pamen) Polri melati dua itu mengatakan, Kampung Sehat itu yakni kampung yang steril dari COVID-19, memiliki ketahanan pangan dengan ekonomi produktif masyarakatnya harmonis dan lingkungannya asri serta tangguh menghadapi setiap kondisi.

"Itulah Kampung Sehat yang diidam-idamkan Bapak Kapolda (Irjen Pol. Mohammad Iqbal). Jadi, para pengusaha armada Ferry juga jangan melupakan protokol kesehatan, termasuk bagi pengguna jasa," jelasnya.

Vaksinasi insan pelayaran di Sumbawa BaratVaksinasi insan pelayaran di Sumbawa Barat Foto: dok. Polda NTB

Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin menuturkan saat ini Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) berada pada zonasi kuning paparan COVID-19. Sehingga Forkopimda Sumbawa Barat bersama seluruh stakeholder, akan berusaha maksimal menjadikan Sumbawa Barat zero COVID-19 atau zona hijau.

"Mari kita tetap menjaga kesehatan dan kebersihan yang dimulai dari diri sendiri, taati prokes dengan 5M demi Sumbawa Barat zero COVID-19. Vaksinasi COVID-19 tidak hanya diberikan kepada petugas di darat saja, melainkan petugas kapal juga harus mendapatkan vaksinasi sebagai pelayanan kepada pengguna jasa penyeberangan," katanya.

"Terima kasih Pak Kapolres, Pak Dandim, dan tim Batalyon Vaksinator yang sudah menggagas pelaksanaan vaksinasi di Pelabuhan Poto Tano ini. Batalyon Vaksinator ini yang akan berada di garda terdepan, dalam penanganan pandemi Covid-19," imbuhnya.

Polda NTBPolda NTB Foto: Polda NTB

Sementara di sisi lain, General Manager PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Muhammad Yasin menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan vaksinasi yang digelar Batalyon Vaksinator.

"Atas nama ASDP, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak khususnya Batalyon Vaksinator, yang sudah berperan penuh atas terselenggaranya vaksinasi Covid-19 di Pelabuhan Poto Tano ini," jelasnya.

Yasin menyebutkan sekitar 3000 sampai 7000 orang per hari keluar masuk melalui Pelabuhan Penyeberangan Kayangan-Poto Tano. Artinya, petugas pelabuhan dan perkapalan yang berinteraksi dengan jumlah tersebut, telah diberikan kekebalan atau imunitas sehingga tidak terpapar COVID-19.

"Alhamdulillah, petugas-petugas kami sudah divaksin. Dengan penerapan prokes yang disiplin ditambah vaksin, insya Allah, COVID-19 tidak bisa menyentuh kita," pungkasnya.

Simak juga video 'Tim WHO Pastikan Laporan Asal Corona Tak Terpengaruh Tekanan Politik':

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)