BPK Segera Umumkan Kerugian Negara di Kasus ASABRI

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 31 Mar 2021 14:46 WIB
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
Ketua BPK Agung Firman Sampurna (Foto: dok. BPK)
Jakarta -

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI sedang menghitung total kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi ASABRI. Kapan BPK akan mengumumkan jumlah kerugian itu?

"Kalau nggak minggu ini, minggu depan selesai, makanya nanti dengerin dari BPK. Jangan bilang hasil sementara, hasil ya hasil," ujar Ketua BPK Agung Firman Sampurna di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (31/3/2021).

Agung mengatakan tim audit BPK sudah merampungkan perhitungan kerugian itu. Hanya, dia masih enggan mengumumkan.

"Sudah rampung, bukan dikit lagi, tinggal diumumkan. Sudah selesai ya," tegasnya.

Diketahui, Kejagung sudah menetapkan sembilan orang tersangka terkait dugaan kasus korupsi ASABRI ini. Penyidik juga telah menghitung sementara total kerugian negara dari skandal ini, yakni sebesar Rp 23,7 triliun.

Berikut 9 tersangka kasus ASABRI:

1. Mayjen Purn Adam Rachmat Damiri sebagai Direktur Utama PT ASABRI periode 2011-2016

2. Letjen Purn Sonny Widjaja sebagai Direktur Utama PT ASABRI periode 2016-2020

3. Bachtiar Effendi sebagai Kepala Divisi Keuangan dan Investasi PT ASABRI periode 2012-2015

4. Hari Setianto sebagai Direktur Investasi dan Keuangan PT ASABRI periode 2013-2019

5. Ilham W Siregar sebagai Kepala Divisi Investasi PT ASABRI periode 2012-2017

6. Lukman Purnomosidi sebagai Presiden Direktur PT Prima Jaringan

7. Heru Hidayat sebagai Presiden PT Trada Alam Minera

8. Benny Tjokrosaputro sebagai Komisaris PT Hanson International Tbk

9. Jimmy Sutopo sebagai Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relations

Lihat juga video 'MAKI: Ada 9 Aset Kasus ASABRI di Boyolali':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/mae)