Mahasiswa Serbu Panja Freeport
Kamis, 02 Mar 2006 17:33 WIB
Jakarta - Absen demo di kantor PT Freeport Indonesia (FI) Plaza 89, sekitar 20 mahasiswa asal Papua menyerbu Panja Freeport DPR. Mereka menuntut Freeport ditutup.Perwakilan mahasiwa itu terdiri dari Front Persatuan Pembebasan Rakyat Papua Barat dan Aliansi Mahasiswa Papua di Jakarta.Rombongan diterima Ketua Panja Freeport Rapiudin Hamarung dan Sekretaris Panja Freeport Catur Sapto Edy, Anggota Panja Dede Yusuf di ruang rapat Komisi VI DPR, Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/3/2006)."Kami minta Freeport ditutup. DPR harus tegas, jangan buat orang Papua menjadi korban. Air, lingkungan sudah tercemar. Panja baru bisa berguna bagi orang Papua jika Freeport ditutup. Jangan buat anak Papua menderita,"urai Ketua Aliansi Mahasiswa Papua di Jakarta Arkitaos Baho.Menanggapi hal itu, Ketua Panja Freeport Rapiudin Hamarung menyatakan pihaknya masih mengumpulkan sejumlah data."Kami sudah memiliki banyak data tentang pencemaran lingkungan di Papua oleh Freeport. Tetapi kami belum menemukan data tentang korupsi. Karenanya kami akan terus mencari data tersebut, dan dalam waktu dekat akan memanggil pejabat yang berkaitan dengan penandatanganan perpanjangan kontrak karya," kata Rapiudin."Kita belum memberikan keputusan. Tetapi masukan kita tampung. Kita masih akan mengadakan pertemuan. Jadi tidak ada kesimpulan karena Panja masih terus bekerja," lanjutnya.
(aan/)











































