Sebelum Sakit, Nandya Cabuti Bulu Ayam di Rumah Paman
Kamis, 02 Mar 2006 16:12 WIB
Solo -
Dari mana Nandya dan Hanif yang merupakan adik dan kakak diserang sakit mirip flu burung hingga tutup usia? Hingga Kamis (2/3/2006) belum jelas. Namun menurut informasi dari keluarga, sebelum sakit, Nandya sempat mencabuti bulu ayam.Kakak kandung Nandya dan Hanif, yang bernama Erwin Marliana, menuturkan beberapa hari sebelum jatuh sakit Nandya sempat membantu mencabuti bulu ayam yang dipotong untuk dikonsumsi di rumah pamannya."Rumah paman tak jauh dari rumah kami," kata Erwin. Warga setempat juga punya dugaan sumber penyakit Nandya dan Hanif.Dugaan diarahkan ke sebuah lahan kosong seluas 8x8 meter tepat di sebelah rumah korban. Lahan itu sebelumnya pernah dipakai pemilik tanah untuk usaha ternah puyuh meskipun sudah ditutup beberapa bulan lalu.Kepala Dinas Kesehatan dan Sosial Pemkab Boyolali, Syamsudin, memiliki dugaan lain. Menurutnya, bisa jadi penularan itu berasal dari unggas yang hidup di sekitar rumah korban, meskipun keluarga korban sendiri tidak memelihara unggas di rumahnya.Dugaan Syamsudin ini dikuatkan dari hasil tes langsung yang dilakukan tim dari Pemkab Boyolali terhadap unggas di sekitar rumah korban. Hasil tes menunjukkan terdapat beberapa ayam kampng yang positif terinfeksi flu burung. Dengan infeksi pada ayam kampung itu maka potensi penularan virus avian influenza ke manusia di daerah tersebut semakin tinggi.Menurut Syamsudin, kemungkinan ayam kampung di daerah tersebut tertular dari Polanharjo, Klaten, yang telah dinyatakan daerah endemis flu burung dan mematikan belasan ribu unggas. Daerah rumah korban merupakan perbatasan kecamatan Mojosongo, Boyolali dengan kecamatan Polanharjo, Klaten.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































