Pemilik Kucing Diwanti-wanti Virus Flu Burung
Kamis, 02 Mar 2006 15:11 WIB
Jakarta - Para pemilik kucing diingatkan untuk lebih berhati-hati dengan hewan peliharaannya. Sebisa mungkin, kucing peliharaan tidak dibiarkan keluar dari rumah.Imbauan ini disampaikan pejabat-pejabat Jerman setelah adanya konfirmasi seekor kucing tewas akibat virus flu burung. Kucing tersebut ditemukan mati di Pulau Ruegen, Jerman, lokasi wabah flu burung yang telah menewaskan 121 burung.Hasil tes yang dilakukan para ilmuwan di Institut Friedrich-Loeffler Jerman mengonfirmasi, kucing tersebut terkena virus H5N1. Hewan tersebut diperkirakan tertular virus mematikan itu setelah memakan burung yang terjangkit H5N1.Virus H5N1 pertama kali ditemukan di Jerman pada dua pekan lalu. Virus flu burung itu menjangkiti burung-burung liar dan angsa.Kementerian Pertanian Jerman mengatakan, sejauh ini tidak ada alasan para pemelihara kucing untuk panik. Namun para pemilik kucing di daerah terinfeksi flu burung diingatkan untuk tidak membiarkan binatang kesayangan mereka keluar rumah."Tidak mudah bagi kucing menjadi terinfeksi," ujar Michael Schmidt, ahli virus di Free University, Berlin seperti diberitakan harian Inggris, The Guardian, Kamis (2/3/2006)."Ini pasti terjadi dalam kondisi yang sangat tidak biasa. Mungkin kucing itu memakan binatang yang terinfeksi parah," imbuh Schmidt.Para pemilik kucing juga diimbau untuk tidak membawa binatang itu ke kamar tidur mereka."Sangat jarang bagi hewan terinfeksi menulari manusia. Baru ada sekitar 160 kasus sejauh ini. Meski begitu, sebaiknya para pemilik kucing tidak membawa kucing-kucing mereka ke kamar tidur," tandas Schmidt.
(ita/)











































