Adu Argumen HRS Vs Jaksa Pakai Hadis tentang Keadilan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 30 Mar 2021 12:36 WIB
Jakarta -

Habib Rizieq Shihab (HRS) mengutip ayat Al-Qur'an dan hadis Nabi Muhammad SAW dalam nota keberatan atau eksepsinya. Kini, saat mendapatkan giliran memberikan tanggapan, jaksa juga mengutip hadis perihal keturunan Nabi Muhammad SAW dan keadilan.

Sebelumnya, pada Jumat, 26 Maret 2021, Rizieq, yang duduk di kursi terdakwa, membacakan eksepsinya untuk perkara dugaan penghasutan berbuntut kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat, dan Tebet, Jakarta Selatan. Rizieq mengawali eksepsinya dengan beragam ayat Al-Qur'an dan hadis Nabi Muhammad SAW.

"Ketahuilah bahwasanya salah satu nama Allah SWT adalah Al'adl, yang artinya maha-adil. Allah SWT yang Maha-adil memerintahkan segenap umat manusia untuk bersikap dan berbuat adil serta selalu menegakkan keadilan," ucap Rizieq kala itu.

Rizieq lantas mengutip surat An-Nahl ayat 90, An-Nisaa ayat 58, Al-Maaidah ayat 8, Al-Maaidah ayat 42, Al-An'aam ayat 152. Berikut isinya:

An-Nahl ayat 90

Sesungguhnya Allah memerintahkan berlaku adil dan berbuat kebajikan

An-Nisaa ayat 58

Dan apabila kalian menetapkan hukum di antara manusia, maka tetapkanlah hukum dengan adil

Al-Maaidah ayat 8

Hai orang-orang yang beriman, jadilah kalian orang-orang yang menegakkan kebenaran karena Allah, menjadi saksi-saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada Takwa. dan bertakwalah kepada Allah

Al-Maaidah ayat 42

Jika kamu memutuskan perkara di antara mereka, maka putuskanlah dengan adil. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil

Al-An'aam ayat 152

Dan apabila kamu berkata, maka adillah, walau terhadap kerabat/orang dekat

Setelah itu, Rizieq juga mengutip hadis Nabi Muhammad SAW. Berikut isinya:

Jauhi oleh kamu sekalian kezaliman, karena kezaliman itu merupakan aneka kegelapan di hari kiamat

Rizieq menceritakan pula mengenai seorang wanita Quraisy mencuri yang divonis potong tangan oleh Rasulullah SAW sesuai hukum Allah SWT. Saat itu, lanjut Rizieq, pemuka Quraisy mengutus orang yang dicintai Nabi SAW, yaitu Usamah bin Zaid bin Haritsah RA, untuk menemui Nabi SAW dan memohon dispensasi agar wanita Quraisy pencuri tersebut tidak dipotong tangan.

"Namun Rasulullah SAW marah, seraya berkata, 'Wahai Usamah! Adakah kamu ingin memberi maaf/keringanan dalam perkara hukum dan apa yang sudah ditetapkan Allah SWT?'" ucap Rizieq.

"Kemudian Rasulullah SAW mengumpulkan para sahabat dan bersabda, 'Sesungguhnya telah binasa umat sebelum kamu lantaran jika di tengah mereka ada seorang (yang dianggap) mulia/terhormat mencuri atau dibiarkan, tapi jika ada di tengah mereka seorang lemah/rakyat biasa mencuri maka ditegakkan atasnya hukum. Demi Allah, jika Fatimah putri Muhammad mencuri, niscaya aku potong tangannya'," imbuhnya.

Kemudian saat giliran jaksa memberikan tanggapan, hadis Nabi Muhammad SAW pun dikutip. Seperti apa?