Jelang Kunjungan Bush, Bom Meledak di Hotel Marriott
Kamis, 02 Mar 2006 13:49 WIB
Jakarta - Lagi-lagi ledakan bom. Bom mobil meledak di luar Hotel Marriott, dekat Konsulat AS di kota Karachi, Pakistan. Sedikitnya dua orang tewas dan 18 lainnya luka-luka dalam peristiwa itu.Peledakan ini terjadi hanya dua hari menjelang kunjungan Presiden AS George W Bush ke Pakistan. Dalam lawatannya, Bush akan membicarakan soal perang melawan al Qaeda dan para loyalis Taliban.Bom pertama meledak di tempat parkir yang terletak di belakang hotel bertaraf internasional tersebut. "Itu dipastikan ledakan bom," ujar Shazia Khan, juru bicara Marriott.Jumlah korban tewas sejauh ini masih simpang-siur. Namun pejabat Kepolisian Karachi Javed Akbar mengatakan, sebanyak 5 orang tewas. Namun diimbuhkannya, angka itu masih bisa bertambah. Demikian seperti diberitakan AFP, Kamis (2/3/2006).Namun menurut kantor berita Reuters, korban tewas sejauh ini dua orang, termasuk seorang penjaga keamanan. Ledakan ini terjadi sekitar 30 meter dari Konsulat AS. Kaca-kaca jendela hotel dan konsulat hancur berantakan akibat insiden berdarah ini.Menurut Brigadir Taqdees Lodhi, perwira paramiliter Rangers, bahan peledak tersebut disembunyikan di sebuah mobil yang diparkir. Akibat insiden ini, beberapa mobil yang diparkir hangus terbakar.Para saksi mata menuturkan, setelah ledakan pertama tersebut, terdengar ledakan kedua yang lebih kecil. Namun belum jelas apakah itu juga merupakan ledakan bom mobil. Para korban yang terluka dalam ledakan ini telah dilarikan ke rumah sakit. Di antara korban luka termasuk seorang bocah yang terlihat sebagai warga asing. Rumah sakit setempat sejauh ini telah menerima sedikitnya 18 korban cidera.
(ita/)











































