Kata Ketua RT soal Kabar Bomber Wanita di Makassar Sedang Hamil

ADVERTISEMENT

Kata Ketua RT soal Kabar Bomber Wanita di Makassar Sedang Hamil

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 29 Mar 2021 19:18 WIB
Anggota polisi mengamati motor yang digunakan terduga pelaku bom bunuh diri sebelum dievakuasi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (29/3/2021). Kepolisian telah mengidentifikasi salah satu dari dua terduga pelaku bom bunuh diri yang terjadi pada Minggu (28/3/2021) di depan Gereja Katedral Makassa rberjenis kelamin laki-laki berinisial L sedangkan lainnya masih dalam proses identifikasi. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/aww.
Motor yang digunakan 2 pelaku bom bunuh diri di Makassar. (ANTARA/ARNAS PADDA)
Makassar -

Ketua RT di Kecamatan Bontoala tempat pasangan suami-istri (pasutri) bomber Makassar L dan YSF tinggal, Nuraeni berbicara soal kabar YSF sedang hamil saat beraksi. Menurut laporan yang diterima Nuraeni dari keluarga, ada 2 kabar terkait YSF hamil atau tidak.

"Ya ada 2 informasi. Ada yang bilang mengandung atau hamil, ada yang bilang nggak," ujar Nuraeni saat dimintai konfirmasi wartawan di Makassar, Senin (29/3/2021).

Menurut Nuraeni, kabar soal YSF hamil 4 bulan didapat dari tante YSF. Tapi kabar itu ditepis orang tua YSF yang menyebut putrinya tidak hamil.

"Keluarganya katanya hamil. Tantenya ada yang bilang hamil 4 bulan katanya. Tapi dari orang tuanya katanya tidak ji (hamil)," katanya.

Sementara itu, dari laporan yang diterima Nuraeni, YSF bersama suaminya akan dikebumikan di Kabupaten Maros. Saat ini orang tua YSF tengah berada di Maros.

"Karena langsung dimakamkan di sana, nggak dibawa ke sini. Dua-duanya (L dan YSF dimakamkan di Maros), kan kampung suaminya itu, bapaknya Lukman," tuturnya.

Sebelumnya, ibu kandung YSF, EM mengatakan putrinya dan L baru menikah sekitar 7 bulan yang lalu. Setelah menikah, EM mengaku jarang bertemu dengan putrinya dan tiba-tiba mendapat kabar kalau YSF menjadi salah pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, pada Minggu (28/3) lalu.

"(Menikah) 7 bulan lalu. (Kegiatan) jualan online, saya tahu dia jualan online dan suaminya yang antar makanan," ujar ibu kandung dari pelaku bom bunuh diri, EM, saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, Senin (29/3).

Menurut EM, dia sudah jarang bertemu dengan putrinya sejak menikah dengan pelaku laki-laki bom bunuh diri. Hal ini karena keduanya sudah tinggal sendiri.

"Jadi jarang ketemu selama sudah menikah. Biasa ji datang di rumah tapi jarang," jelasnya.

Lihat Video: Polisi Ambil Sampel DNA dari Keluarga Pelaku Bom Makassar

[Gambas:Video 20detik]



(nvl/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT