Mahasiswa Papua di Yogya Juga Tuntut Freeport Ditutup

Mahasiswa Papua di Yogya Juga Tuntut Freeport Ditutup

- detikNews
Kamis, 02 Mar 2006 13:33 WIB
Yogyakarta - Aksi demo menuntut PT Freeport Indonesia (PT FI) untuk ditutup juga terjadi di Yogyakarta. Puluhan mahasiswa asal Papua menggelar aksi menuntut pemerintah agar menutup operasi PT Freeport.Aksi unjuk rasa yang digelar hari ini, Kamis (2/3/2006) pukul 10.30 WIB diawali dari depan Asrama Mahasiswa Papua di Jl. Kusumanegara. Dari tempat itu, mereka berjalan kaki menuju perempatan Kantor Pos Besar Yogyakarta di Jl Senopati.Selain mengusung beberapa spanduk berisi tuntutan mereka,para peserta juga memplester mulut mereka dengan isolasi warna hitam secara melintang, sambil membagi-bagikan selebaran di sepanjang jalan.Salah seorang peserta aksi, Jeremias, dalam orasinya mengatakan 39 tahun PT Freeport di Papua tidak memberikan kesejahteraan bagi rakyat Papua. Sebaliknya justru yang terjadi adalah perusakan dan pencemaran lingkungan akibat kegiatan penambangan. Menurut dia, selama 39 tahun Freeport beroperasi di Papua, banyak terjadi aksi kekerasan terhadap warga sipil. Pada awal tahun 2006 ini terjadi kasus penangkapan terhadap 8 warga sipil di Timika. terakhir kali kasus pemblokiran jalan karena penduduk tidak diperbolehkan menambang di aliran sungai sekitar pertambangan.Oleh karena itu, kata Jeremias, sebagai rakyat Papua, pihaknya menuntut kepada pemerintahan SBY-Kalla untuk meninjau ulang kontrak kontrak PT Freeport. "Bila perlu tutup kegiatan operasional Freeport di Papua dan ditariknya pasukan organik," katanya.Selama aksi berlangsung tidak banyak aparat keamanan yang berpakaian seragam menjaga mereka. Beberapa orang petugas lalu lintas di perempatan Kantor Pos berjaga dan mengatur lalu-lintas agar tidak macet. Sementara itu beberapa orang aparat berpakaian preman mengawasi aksi demo dari kejauhan. (asy/)


Berita Terkait