JK Datangi Gereja Katedral Makassar TKP Bom Bunuh Diri Pasutri

Ibnu Munsir - detikNews
Senin, 29 Mar 2021 17:08 WIB
JK saat meninjau Gereja Katedral Makassar tempat bom bunuh diri terjadi (dok. Istimewa).
Foto: JK saat meninjau Gereja Katedral Makassar tempat bom bunuh diri terjadi (dok. Istimewa).
Makassar -

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, meninjau Gereja Katedral, Makassar, tempat bom bunuh diri yang dilakukan pasangan suami-istri.

Pantauan detikcom di Jalan Kajoalido, Makassar, Senin (29/3/2021), JK tiba Gereja Katedral sekitar pukul 17.38 Wita dengan mengenakan kemeja batik lengan panjang.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu kemudian langsung menuju depan Gereja Katedral, dan tampak berbincang dengan perwakilan gereja seputar bom bunuh diri yang terjadi pada Minggu (28/3) lalu.

Saat tiba di lokasi, JK didampingi Mantan Gubernur Sulsel HM. Amin Syam. JK dan rombongan juga tampak disambut sejumlah perwira TNI dan Polri.

Di lokasi, JK juga dikawal ketat oleh Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) bersenjata lengkap. Usai menemui perwakilan gereja, JK mengatakan kedatangannya untuk menyampaikan rasa duka dan simpati sebagai Ketua DMI.

"Dan juga terimakasih kepada polisi yang bergerak cepat mengatasi, agar supaya siapapun (pelakunya) segera di (tangkap). Saya sebagai ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyampaikan duka cita kepada uskup dan umat yang ada di sini (Gereja Katedral)," katanya.

JK menegaskan, aksi bom bunuh diri yang dilakukan 2 pelaku bukan hanya soal masalah agama saja. "Ini bukan masalah Katolik saja, ini masalah kemanusiaan," ujarnya.

Sementara itu, area sekitar Gereja Katedral masih dijaga ketat oleh TNI-Polri bersenjata lengkap. Sejumlah kendaraan taktis juga disiagakan di lokasi.

Jalan Kajoalido dan Jalan Kartini sekitar Gereja Katedral sebelumnya ditutup dan dipasang garis polisi untuk olah TKP bom bunuh diri. Namun area yang sebelumnya sempat disterilisasi kini sudah dibuka untuk umum sehingga lalu lintas di lokasi sudah berjalan normal.

Aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, terjadi pada Minggu (28/3) lalu oleh pasangan suami istri (pasutri) L dan YSF. Keduanya baru menikah sekitar 6 bulan lalu, yang dinikahkan oleh tersangka teroris lain.

"Saudara L dan YSF ini beberapa bulan yang lalu, tepatnya 6 bulan lalu, dinikahkan oleh Risaldi," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat jumpa pers di Mapolda Sulawesi Selatan, Makassar, Senin (29/3).

Sigit mengatakan Risaldi adalah tersangka teroris yang ditangkap pada Januari 2021. Dia merupakan kelompok JAD yang terkait dengan pengeboman Gereja di Jolo, Filipina, pada 2018.

"Risaldi yang beberapa waktu lalu telah ditangkap di Januari," ucapnya.

Simak Video: JK Kutuk Keras Bom di Makassar

[Gambas:Video 20detik]

(nvl/idh)