Lantik Pj Bupati Inhu, Gubernur Riau Harap PSU 1 TPS Kondusif

Raja Adil Siregar - detikNews
Senin, 29 Mar 2021 16:14 WIB
Gubernur Riau, Syamsuar melantik Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hulu, Chairul Riski.
Gubernur Riau Syamsuar melantik Pj Bupati Indragiri Hulu, Chairul Riski. (Dok. Istimewa)
Pekanbaru -

Gubernur Riau Syamsuar melantik Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Chairul Riski. Syamsuar meminta pria yang akrab disapa CR itu memantau jalannya pemungutan suara ulang (PSU) di satu TPS.

Pelantikan CR berlangsung di Balai Pelangi, gedung daerah Pemprov Jalan Diponegoro, Senin (29/3/2021). Terlihat hadir Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Pj Sekda Provinsi Riau Masrul Kasmi, dan sejumlah pejabat.

"Kami berharap Pj Bupati Inhu agar segera berkoordinasi dengan baik semua pihak di Inhu. Harus bisa menjamin terselenggara PSU dengan aman kondusif," terang Gubri.

Tak hanya PSU, Gubri juga meminta tugas pemerintahan tetap berjalan dengan baik. Meskipun jabatan yang diemban Riski tak lama, yakni menunggu dilakukan PSU dan penetapan kepala daerah definitif di Inhu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprov Riau itu diminta ikut mengawal agar tak terjadi kebakaran hutan dan lahan. Termasuk penanganan COVID-19 di daerah tersebut.

"Iya, semua kita tindaklanjuti sesuai arahan Bapak Gubernur," terang Riski di kantornya.

Untuk diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan KPU Indragiri Hulu untuk melakukan pemungutan suara ulang di 1 TPS dalam Pilkada Serentak 2020. Keputusan ini setelah adanya penyobekan 76 surat surat suara oleh petugas KPPS.

Kasus bermula saat KPU Inhu menetapkan pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Rezita Meylani-Junaidi sebagai pemenang Pilkada Serentak 2020. Pasangan Rezita-Junaidi atau familiar disebut Rajut nomor urut 2 mendapat 50.356 suara.

Disusul paslon Rizal Zamzami-Yoghi Susilo 50.048 suara. Kemudian pasangan Irjen (Purn) Wahyu Adi-Supriati meraih 36.156 suara. Selanjutnya, pasangan Siti Aisyah-Agus Rianto 35.653 dan paslon dr Nurhadi-Kapten (Pur) Toni Sutianto meraih 17.644 suara.

Hasil pilkada tersebut kemudian digugat ke MK. Hasilnya, MK memerintahkan KPU Inhu melakukan pemungutan suara ulang di TPS 03 Desa Ringin, Batang Gangsal.

"Memerintahkan kepada KPU Indragiri Hulu untuk melakukan pemungutan suara ulang di TPS 03 Desa Ringin, Kecamatan Batang Gangsal, dalam waktu paling lama 30 hari kerja sejak diucapkannya putusan Mahkamah ini," kata Ketua MK Anwar Usman dalam sidang yang disiarkan di channel YouTube, Senin (22/3).

MK juga memerintahkan KPU Inhu merombak seluruh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 03 Desa Ringin. Alasannya, KPPS tak menjalankan pekerjaannya secara profesional, yaitu terjadi penyobekan 76 surat suara di TPS 03 Desa Ringin Kecamatan Batang Gangsal.

(ras/knv)