ADVERTISEMENT

Mahfud: Bom Bunuh Diri di Makassar Upaya Adu Domba!

Karin Nur Secha - detikNews
Minggu, 28 Mar 2021 18:53 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md
Mahfud Md (Foto: dok ist)
Jakarta -

Menko Polhukam Mahfud Md mengecam aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Mahfud menyebut agama manapun tidak ada yang mengajarkan terorisme sehingga dia menduga ada upaya adu domba dibalik aksi teror tersebut.

"Apa yang terjadi ini dan dilakukan oleh orang yang belum kita umumkan identitasnya bukan lah merupakan bagian dari perjuangan agama dan tidak mewakili agama apapun, ini adalah betul betul teror seperti yang disebutkan dalam UU no 5 tahun 2018," kata Mahfud, dalam konferensi pers yang digelar di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (28/3/2021).

Lebih lanjut, Mahfud mengatakan terorisme merupakan musuh kemanusiaan sehingga tidak bisa dikaitkan dengan agama manapun. Ia menyebut jika pelakunya mengaitkan aksi bom bunuh diri tersebut dengan perjuangan agama tertentu, maka pihak tersebut lah yang beragama dengan tidak benar karena agama manapun menjunjung tinggi kemanusiaan dan tidak menyukai kekerasan.

"Ini adalah musuh kemanusiaan, kalau pelakunya mengatas namakan perjuangan agama tertentu berarti dia telah beragama secara salah, agama apapun karena semua agama itu pasti pro kemanusiaan dan anti terorisme di dalam menyelesaikan berbagai persoalan," ungkap Mahfud.

"Tapi, belum tentu juga ini mengatas namakan agama tertentu melainkan juga merupakan upaya mengadu domba diantara kita seakan-akan kelompok tertentu sedang menyerang atau tidak suka terhadap kelompok lain berdasarkan ikatan premordial entah itu agama, entah itu suku, entah itu RAS, bisa ini adalah upaya adu domba," sambungnya.

Mahfud meminta masyarakat untuk sabar menunggu hasil penyelidikan kepolisian terkait pelaku bom bunuh diri tersebut. Ia meminta kepolisian juga mengusut kasus tersebut secara hati-hati dan benar.

Diketahui, ledakan bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral Makassar pada pukul 10.28 Wita. Saat ledakan terjadi, sejumlah jemaat gereja tengah beribadah di lokasi.

Pelaku bom bunuh diri diduga 2 orang dengan menggunakan sepeda motor. Pelaku sempat dicegah sekuriti Gereja Katedral Makassar saat akan masuk ke pelataran gereja. Pelaku akhirnya meledakkan diri.

Simak Video "Ketua PBNU:Bom Bunuh Diri di Makassar Menjijikkan!":

[Gambas:Video 20detik]




(yld/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT