Kemnaker Nilai Sinergi Stakeholders Jadi Kunci Sambut Future Jobs

Angga Laraspati - detikNews
Minggu, 28 Mar 2021 18:52 WIB
Kemnaker
Foto: Kemnaker
Jakarta -

Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Caswiyono Rusydie Cakrawangsa membuka Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri (FKLPI) Sumatera Utara tahun 2021. Kegiatan ini merupakan salah satu agenda penting untuk mempertemukan supply dan demand ketenagakerjaan dalam mengatasi mismatch yang telah lama terjadi di Indonesia.

Caswiyono mengatakan selain rakor yang berlangsung di Sibolangit Berastagi, Sumatera Utara, Jumat (26/3) kemarin , sinergitas antar stakeholder juga merupakan kunci untuk menyambut future jobs yang merupakan dampak dari revolusi industri di masa mendatang.

"BLK harus menyediakan pelatihan untuk future jobs dengan cara melatih pekerjaan-pekerjaan yang berorientasi ke masa depan dan yang dibutuhkan oleh industri agar orang-orang yang dilatih oleh BLK benar-benar dapat terserap di dunia kerja," tutur Caswiyono dalam keterangan tertulis, Minggu (28/3/2021).

Dalam kesempatan itu, Caswiyono juga memaparkan sembilan lompatan besar yang menjadi terobosan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, dalam rangka menghadapi tantangan ketenagakerjaan yang sangat berat akhir-akhir ini.

Sembilan terobosan tersebut antara lain Transformasi BLK, Link and Match Ketenagakerjaan, Transformasi Perluasan Kesempatan Kerja, Pengembangan Talenta Muda, Perluasan Penempatan PMI, Visi Baru Hubungan Industrial, Reformasi Pengawasan, Pengembangan Ekosistem Digital Ketenagakerjaan dan Reformasi Birokrasi.

Menurutnya, ada dua lompatan yang terkait langsung dan harus menjadi perhatian FKLPI, yaitu Transformasi BLK dan Link and Match Ketenagakerjaan.

Transformasi BLK diarahkan untuk melakukan perubahan secara total BLK menjadi pusat pengembangan vokasi yang berdaya saing di tingkat nasional dan internasional. Sedangkan Link and Match Ketenagakerjaan diarahkan untuk mengintegrasikan proses pelatihan, sertifikasi dan penempatan tenaga kerja dalam satu tarikan nafas.

"Untuk mengawal link and match ini Kementerian Ketenagakerjaan telah membentuk unit kerja baru yaitu Pusat Pasar Kerja,"imbuhnya.

KemnakerKemnaker Nilai Sinergi Stakeholders Jadi Kunci Sambut Future Jobs Foto: Kemnaker

Anggota Dewan Pelatihan Kerja Nasional ini tak lupa menyampaikan apresiasi sinergitas antara FKLPI Sumut dengan Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Medan yang telah terjalin dengan baik.

"Saya mendengar FKLPI Sumatera Utara ini bagus dan punya hubungan sangat harmonis dan sinergis dengan BBPLK Medan. BBPLK Medan juga salah satu BLK terbaik di Indonesia," ungkapnya.

Ia juga berpesan agar kolaborasiBLK dengan pelaku usaha dalamFKLPI ini tidak saja digelar dalam forum-forum formal.

"Saya kira forum-forum formal perlu terus dilakukan, tapi jauh lebih penting adalah forum substantif yang tidak harus formal namun dapat memberikan dampak terhadap pengurangan pengangguran di Indonesia," tandasnya.

Sementara itu, Kepala BBPLK Medan Muhammad Ali mengungkapkan pihaknya akan terus memperkuat kerjasama dan dukungan dengan industri, khususnya yang tergabung dalam FKLPI dalam rangka bersama-sama memastikan mengawal penciptaan tenaga kerja kompeten di Sumatera Utara.

"Dukungan dari industri diharapkan mulai dari penyusunan program pelatihan yang menjadi kebutuhan industri, proses rekrutmen peserta pelatihan, pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi, sampai dengan penempatan," ujarnya.

Kegiatan dihadiri oleh pengurus dan anggota FKLPI Sumatera Utara, para ketua asosiasi pengusaha, dan para pelaku dunia usaha dan dunia industri, serta stakeholder terkait dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Lihat juga Video: Ratusan Karyawan Mal di Yogyakarta Dapatkan Vaksinasi Corona

[Gambas:Video 20detik]



(ega/ega)