Viral TKW Polman Menderita Disiksa di Bahrain: Tolong! Saya Ingin Pulang

Abdy Febriady - detikNews
Jumat, 26 Mar 2021 18:27 WIB
Ilustrasi pengeroyokan, ilustrasi penganiayaan, audrey
Ilustrasi (Fuad Hashim/detikcom)
Polman -

Viral di media sosial unggahan seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Suryana Haryanti (33), mengaku menderita akibat disiksa majikannya di Bahrain. Suryana meminta tolong agar segera dipulangkan ke kampung halamannya di Tanah Air.

Suryana mengunggah kisahnya itu di akun Facebook miliknya bernama Nasyfa Syakila Anha Irenk dengan mem-posting 2 tulisan terkait kondisi dia di Bahrain. Pada tulisan pertama, Suryana meminta tolong kepada pihak yang membaca tulisan tersebut agar menghubungi keluarganya di Polman.

"Tolong saya, saya di sini menderita mau ka pulang (saya mau pulang). Saya seorang TKW, tolong siapapun yang melihat postingan saya kumohon hubungi kluarga saya sebelum saya mati di sini di Bahrain. Tolong, tolong, tolong saya. Mungkin ini status terakhir saya, tolong," tulis Suryana di akun Facebook tersebut.

Dalam posting-an lain, Suryana juga menuliskan bahwa kondisinya sedang sakit, namun terus dipaksa bekerja oleh majikannya.

"Saya sakit tapi masih disiksa kerja sampai saya tak berdaya, sampai saya sesak nafas dan hampir kehilangan nyawa, karena sesak nafas tapi mereka semua melihat-lihatku saja dan malah melewati saya sambil (dengan) muka marah dan cuek. Saya sambil minta tolong sama mereka semua tapi malah dia lihat-lihati (menatap) saya saja sambil melewati saya dengan muka sinis," katanya

"Tolong saya, saya tidak punya jaringan krna wifinya dimatikan supaya saya tidak bisa menelefon keluarga saya, tapi saya tetap menulis status berharap ada keajaiban Tuhan yang bisa mengirim status saya ini, tolong siapapun yang melihat postingan saya hubungi keluarga saya dan polisi, karena kalau tidak saya bisa mati di tangan mereka yang tidak punya hati dan belas kasihan," harapnya lagi.

Terkait posting-an Suryana tersebut, kakak kandung Suryana, Sumarni mengatakan adiknya baru bekerja di Bahrain selama 1 bulan. Sebelumnya, keluarga mengetahui Suryana bekerja di Dubai. Keluarga juga sudah berkomunikasi dengan Suryana pada Kamis (25/3) malam lalu, dan meminta tolong agar dapat segera kembali pulang ke Tanah Air.

"Kontak terakhir kemarin, dia (Suryana) bilang 'tolong daripada meninggal di sini (Bahrain)', biar tidak kuat kerja dipaksa kerja majikan, wajahnya menderita sekali, " kata Sumarni kepada wartawan, Jumat (26/3).

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2