Golkar Dukung Larangan Mudik Lebaran: Akibat Liburan Positif COVID Naik Tajam

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 26 Mar 2021 13:11 WIB
Jakarta -

Pemerintah resmi melarang mudik Lebaran tahun 2021. Partai Golkar mendukung keputusan pemerintah melarang mudik Lebaran tahun ini.

"Saya kira pemerintah harus tegas ya soal larangan libur dan mudik Lebaran. Lebih baik dilarang saja," kata Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Jumat (26/3/2021).

Ace menyinggung kenaikan jumlah kasus positif virus Corona (COVID-19) yang disebabkan longgarnya larangan bepergian saat libur Natal dan tahun baru yang lalu. Karena itu, dia tidak ingin kenaikan kasus positif tersebut terulang pada masa libur Lebaran tahun ini.

"Kita sudah punya pengalaman bahwa akibat liburan yang longgar pada saat Natal dan tahun baru yang lalu, tingkat kenaikan positif COVID-19 mengalami kenaikan tajam. Hal ini tidak boleh terulang lagi untuk Lebaran tahun ini," ujar Ace.

Keputusan pemerintah melarang mudik Lebaran tahun ini pun didukung. Sepatutnya, kata Ace, memang pemerintah mengambil kebijakan tersebut.

"Oleh karena itu, jika pemerintah mengumumkan akan kebijakan pelarangan untuk mudik dan libur Lebaran, saya mendukung sekali dan memang seharusnya diterapkan kebijakan tersebut," imbuhnya.

Pemerintah sebelumnya meniadakan mudik Lebaran pada 2021. Arahan ini diberikan kepada seluruh masyarakat.

"Tahun 2021, mudik ditiadakan berlaku untuk ASN, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat," kata Menko PMK Muhadjir Effendy dalam jumpa pers virtual, Jumat (26/3).

"Sehingga upaya vaksinasi yang sedang dilakukan bisa menghasilkan kondisi kesehatan yang semaksimal mungkin sesuai yang diharapkan," sambungnya.

(rfs/fas)