Besok Puasa Ayyamul Bidh Bulan Syaban, Ini Niat dan Keutamannya

Erwin Dariyanto - detikNews
Jumat, 26 Mar 2021 10:50 WIB
An arabesque lantern lamp Symbol of Ramadan times, also a famous Middle eastern (specially in morocco and Egypt) lighting decoration item..Some copy space was left up to fit greeting or title textMore Similar and Arabia Related..
Besok Puasa Ayyamul Bidh Bulan Syaban, Ini Niat dan Keutamannya (Iustrasi Foto: iStock)
Jakarta -

Pada Sabtu, 27 Maret 2021 besok adalah hari pertama puasa ayyamul bidh bulan Syaban 1442 H. Puasa sunnah ini dilaksanakan 3 hari setiap bulannya, yakni di tanggal 13,14 dan 15 dalam sistem kalender Islam.

Bulan Syaban 1442 H ini jadwal puasa ayyamul bidh jatuh pada tanggal 27, 28 dan 29 Maret 2021. Rasululllah Muhammad SAW pernah memberikan tiga wasiat kepada salah seorang sahabat, Abu Darda. Wasiat itu tercantum dalam hadits riwayat Imam Bukhari berikut ini:

"Kekasihku (Muhammad SAW) mewasiatkan kepadaku tiga hal yang tidak akan aku tinggalkan seumur hidupku, yaitu berpuasa tiga hari dalam setiap bulan, Sholat Dhuha, dan Sholat Witir sebelum tidur."

Wasiat ini tentu saja bukan hanya untuk Abu Darda ra, melainkan untuk umat Islam di seluruh dunia. Sebab Rasulullah SAW juga memberikan anjuran serupa kepada Abu Dzar. Disebutkan dalam hadits riwayat Tirmidzi dan Imam An Nasai, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Hai Abu Dzar, jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dalam kalender Hijriyah)".

Rasulullah SAW juga tidak pernah meninggalkan puasa ayyamul bidh, kecuali saat bepergian atau pun melakukan perjalanan jauh.

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُفْطِرُ أَيَّامَ الْبِيضِ فِي حَضَرٍ وَلَا سَفَرٍ

"Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam biasa berpuasa pada ayyamul bidh ketika tidak bepergian maupun ketika bersafar." Demikian diriwayatkan dalam hadits riwayat Imam An Nasai nomor 2347.

Keutamaan puasa ayyamul bidh salah satunya disebutkan dalam hadits riwayat Imam Bukhari dari Abdullah bin 'Amr bin Al 'Ash, Rasulullah SAW bersabda:

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

Artinya: "Puasa tiga hari di setiap bulannya adalah seperti berpuasa sepanjang tahun."


Bacaan niat puasa ayyamul bidh


نَوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu Sauma Ayyaamal Bidh Sunnatan Lillaahi Ta'ala.

Artinya: "Saya niat puasa Ayyamul Bidh, sunnah karena Allah ta'ala."

Disebutkan dalam sebuah hadits riwayat Abu Daud dari Aisyah radhiyallahu anha, bahwa Nabi Muhammad SAW tidak pernah terlihat melaksanakan puasa sunah sebanyak di bulan Sya'ban.

عَنْ عَائِشَةَ، زَوْجِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهَا قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يُفْطِرُ وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يَصُومُ وَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ قَطُّ إِلاَّ رَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ فِي شَهْرٍ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ

Artinya: Seperti dinarasikan Aisyah, "Rasulullah SAW sempat puasa beberapa hari hingga kami berpikir dia akan terus melakukannya. Kemudian, Rasulullah SAW tidak puasa selama beberapa hari dan kami mengira dia tidak akan puasa lagi. Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW menyelesaikan puasa hingga satu bulan kecuali saat Ramadhan, dan aku tidak pernah melihatnya berpuasa sebanyak di bulan Sya'ban." (HR Abu Daud).

Selamat menunaikan ibadah sunah puasa ayyamul bidh bulan Syaban 1442 Hijriyah.

(erd/erd)