Round-Up

Analisis Ahli di Balik Heboh Butiran Diduga Emas Terhampar di Pantai

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 26 Mar 2021 08:09 WIB
Warga mencari butiran emas di Pantai Pohon Batu, Maluku Tengah.
Foto: Warga mencari butiran emas di Pantai Pohon Batu, Maluku Tengah. (Muslimin Abbas-detikcom)
Maluku Tengah -

Butiran diduga emas ditemukan di Pantai Pohon Batu, Amahai, Maluku Tengah, Maluku. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pun memberikan analisisnya.

Peneliti LIPI dari Pusat Penelitian Metalurgi dan Material, Iwan Setiawan menyebut perlu adanya eksplorasi lebih lanjut terkait penemuan itu. Namun, Iwan tak memungkiri kemungkinan butiran itu memang mengandung emas.

"Butiran emas memang memungkinkan di Maluku, karena ada indikasi jadi dimungkinkan, jadi biasanya pasir, emas itu di dalam silika, kalau di pantai yang biasa putih-putih itu ada potensi mengandung emas, biasanya seperti itu," kata Iwan saat dimintai konfirmasi, Kamis (25/3/2021).

"Itu biasanya temannya silika, kalau pantai mengandung silika, ya kemungkinan mengandung emas," sambungnya.

Ada beberapa hipotesis soal munculnya emas di Maluku. Iwan menduga penemuan butiran diduga emas itu karena jalur pegunungan di Maluku terhubung dengan jalur pegunungan yang ada di Freeport, Tembagapura, Papua. Emas-emas tersebut, lanjutnya, diduga terbawa aliran sungai.

"Jadi terbawa clay (tanah liat), kalau di pantai pelarutan airnya terjadi, jadi bersih, gabung dengan silika," ungkapnya.

Dia pun menyarankan agar butiran yang diduga emas itu perlu dicek lagi. Hal itu, kata Iwan, guna memastikan berapa banyak butiran mengandung emas yang ditemukan di kawasan itu.

"Untuk memastikan berapa banyak potensinya apakah hanya ditemukan sedikit saja, atau sekilometer dari pantai cuman belum ketahuan," kata Iwan.

Sebelumnya, pasca-heboh ditemukannya emas di Pantai Pohon Batu itu, warga pun berbondong-bondong mendulang. Pemkab Maluku Tengah juga langsung mengerahkan jajarannya untuk mengecek keaslian emas tersebut.

Wakil Bupati Maluku Tengah Marlatu Leleury mengatakan Dinas Lingkungan Hidup telah diminta untuk ke lokasi melakukan pengecekan. Satpol PP dan polisi juga diminta melakukan pengamanan di kawasan itu.

"Diperkirakan begitu (emas) kan mesti dibuktikan dulu, belum tahu masih dicek lagi," kata Marlatu Leleury saat dihubungi, Selasa (23/3/2021) siang.

Simak juga 'Wow! Mobil Warga Pantura Ini Dihiasi Emas dan Berlian Seharga Miliaran':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/maa)