KY Nilai Hakim Masih Pegang Kendali Meski Ada Aksi Walkout Habib Rizieq

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 25 Mar 2021 16:40 WIB
Anggota Komisi Yudisial RI Binziad Kadafi
Anggota Komisi Yudisial RI, Binziad Kadafi (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Komisi Yudisial (KY) turut memantau persidangan terdakwa Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq Shihab di PN Jaktim. Dalam persidangan Habib Rizieq sempat terjadi aksi walkout, tapi KY menilai hakim masih dapat memegang kendali persidangan.

"Jadi bahwa itu memang sudah terjadi peristiwa kegaduhan dan sudah sedikit banyak terjadi gangguan terhadap jalannya sidang. Namun hakim masih memegang kendali persidangan dan persidangan bisa terus dilanjutkan termasuk dengan berbagai kebijakan yang kemudian diambil oleh hakim selanjutnya," ujar Anggota Komisi Yudisial RI, Binziad Kadafi, dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube Komisi Yudisial, Kamis (25/3/2021).

Lebih lanjut KY juga telah mengonfirmasi kepada majelis hakim yang menangani perkara Habib Rizieq atas aksi walkout yang dilakukan oleh terdakwa Habib Rizieq dan pengacaranya dalam persidangan. Namun menurut KY, Majelis hakim yang menangani perkara itu memilih fokus pada perkara pokok sidang daripada kegaduhan dalam sidang.

"Jadi memang dari hasil penelusuran informasi kami, itu memang ada kegaduhan seperti yang tadi kami sampaikan termasuk berujung pada walkout, tetapi dari komunikasi kami dengan pihak pengadilan, termasuk juga dengan majelis hakim di perkara 225, mereka merasa bahwa mereka memilih untuk fokus pada persidangan pokoknya, ketimbang kemudian menyikapi secara khusus apa yang sudah dilakukan oleh khususnya sebagian tim penasihat hukum yang menurut hakim itu tidak diarahkan kepada mereka sesungguhnya," ujarnya.

Sebelumnya terjadi aksi walkout dalam persidangan terdakwa Habib Rizieq yang digelar di PN Jaktim. Hal itu terjadi lantaran Habib Rizieq memprotes sidangnya dilakukan secara online, sementara Habib Rizieq meminta sidangnya digelar secara tatap muka di PN Jaktim.

Habib Rizieq juga sempat mengeluarkan jurus 'diam' saat dimintai pendapatnya oleh hakim soal dakwaan yang telah dibacakan jaksa penuntut umum. Tak hanya terdakwa Habib Rizieq, terdakwa lainnya Ahmad Shabri Lubis beserta 4 orang lainnya juga menolak dilakukan sidang online.

Habib Rizieq terus meminta hakim agar sidang secara tatap muka di PN Jaktim dikabulkan, dengan jaminan menaati protokol kesehatan. Hingga akhirnya majelis hakim PN Jaktim memberikan penetapan dibolehkannya sidang secara tatap muka, dengan catatan jika terjadi pelanggaran protokol kesehatan, akan ditinjau kembali sidang secara online.

(yld/dhn)