Jubir Wapres soal Vaksin AstraZeneca: Masyarakat Tak Perlu Ragu Lagi

Yulida Medistiara - detikNews
Rabu, 24 Mar 2021 16:09 WIB
Masduki Baidlowi
Jubir Wapres, Masduki Baidlowi (Lisye/detikcom)
Jakarta -

Juru Bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi, menjawab polemik terkait kehalalan vaksin Corona merk AstraZeneca. Masduki menyebut masyarakat tak perlu lagi meragukan penggunaannya karena, meski dinyatakan haram, boleh digunakan.

"Kalau garis besar yang disampaikan Wapres sudah menegaskan bahwa AstraZeneca sudah sebaiknya tidak lagi bicara haram dan halal, itu sudah selesai. Karena masalahnya itu tidak ada di situ masalahnya itu sudah boleh, masyarakat tidak perlu ragu lagi, apalagi kalau ada yang menyatakan AstraZeneca itu halal maka kebolehannya bertambah. Saya kira ke depan kalau ada yang berhubungan dengan vaksin-vaksin lain, garis besarnya kerangkanya sama," kata Masduki, dalam konferensi pers virtual, Rabu (24/3/2021).

Ia meminta masyarakat tak perlu lagi merisaukan penggunaan vaksin AstraZeneca. Sebab, ulama-ulama di Jawa Timur juga telah mencontohkan penggunaan AstraZeneca.

"Apalagi ulama-ulama di Jawa Timur sudah menggunakan vaksin AstraZeneca, lalu kemudian pesantren-pesantren juga sudah melaksanakan vaksin AstraZeneca, bahkan MUI rencananya untuk bagaimana agar melakukan vaksinasi dengan menggunakan AstraZeneca untuk menunjukkan nggak ada masalah di soal haram dan halal, sudah selesai," sambungnya.

Lebih lanjut, menurutnya, yang harus diperhatikan masyarakat saat ini adalah bagaimana mempercepat herd immunity atau kekebalan kelompok. Misalnya dengan melibatkan tokoh masyarakat dan mempercepat distribusi.

"Justru bagaimana kita karena sudah boleh supaya cepat kapan bisa segera tercapai herd immunity, kapan ketersediaan vaksin misalnya bisa terwujud, lalu langkah-langkah percepatannya seperti apa," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta kehalalan vaksin Corona merek AstraZeneca tidak lagi menjadi persoalan. Sebab, menurutnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah memperbolehkan.

"Pertama, kalau masalah halal tidak halal, saya kira yang sekarang dipersoalkan itu seharusnya pada boleh atau tidak boleh, bukan pada halal atau tidak halal. Sebab, tidak halal pun MUI bilang boleh, apalagi kalau itu memang halal, tentu menjadi lebih boleh," kata Ma'ruf setelah tinjau vaksinasi COVID-19, di Lampung, Senin (22/3/2021).

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah bertemu dengan sejumlah kiai di Jawa Timur untuk membahas vaksin Corona merek AstraZeneca. Para kiai menyatakan Jawa Timur siap diberi vaksin AstraZeneca dan vaksin itu akan segera digunakan di pondok pesantren.

"Saya bertemu dengan MUI Jatim, dengan para kiai di Jatim mengenai vaksin AstraZeneca. Beliau-beliau menyampaikan bahwa Jawa Timur siap diberi vaksin AstraZeneca dan segera akan digunakan di pondok pesantren-pondok pesantren yang ada di Jatim," kata Jokowi di Sidoarjo, Senin (22/3).

(yld/bar)